Breaking News:

Kabar Ahok

Ahok Ungkap Desain Revitalisasi Monas di Eranya: Simpan Tank dan Fasilitas Lain di Bawah

Desain revitalisasi Monas rampung akan dipergunakan untuk penyimpanan alat tempur militer milik TNI di bawah tanah.

Saracenews.com
Ahok Anies 

"Saya dengar yang dioskesra ada Nia ya? Ada Nia?. Nia ini putrinya Pak Ahok dan Bu Vero, mana Nia?," kata Jokowi.

Jokowi juga sempat menyebut Ahok adalah teman baiknya.

"Teman baik saya pak Ahok," ujar Jokowi dengan tepuk tangan

Barulah ketika itu, Jokowi menyindir Ahok yang tak datang dalam perayaan ini. 

"Tapi saya tanya tadi, gak datang, Setelah jadi komisaris utama pertamina kok gak datang," katanya

Ahok adalah teman baiknya sejak masih bersama sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Jokowi berseloroh Ahok tak datang ke acara tersebut usai menjabat sebagai Komut Pertamina.

Dalam kesempatan itu, Jokowi menyampaikan ucapan selamat Imlek.

Dalam lanjutan pidatonya, Presiden Jokowi mendoakan seluruh tamu undangan yang hadir mendapatkan keberkahan dan mencapai keberhasilan di tahun tikus logam.

Ia mengaku senang karena dapat berkumpul dengan banyak orang yang merayakan Imlek.

Menurutnya, perayaan ini menunjukkan kekayaan Indonesia yang terdiri dari beragam suku dan etnis.

"Kita patut bersyukur pagi hari ini kita bisa berkumpul dari beragam warga keturunan Tionghoa. Ada marga Tan, Oey, Lim, dan marga-marga lain yang tidak bisa disebut satu per satu," ujar eks Wali Kota Solo ini.

"Sangat beragam, bermacam suku, agama, etnis, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote," ucap Jokowi.

Selain itu, Presiden Jokowi pun mengingatkan seluruh masyarakat Indonesia untuk bekerja keras dan cepat di tahun baru ini.

Ia mengatakan, saat ini perekonomian dunia sedang melambat sehingga perlu bekerja keras dan cepat untuk mencapai kesuksesan di tahun 2020.

"Selain berdoa kita tentu harus selalu bekerja keras. Bekerja cepat. Sebab eknonomi dunia melambat, kalau kerja biasa akan sangat bahaya bagi ekonomi negara kita," lanjut Jokowi.

Jokowi: Urusan Bisnis, Tak Mudah Kalahkan Warga Keturunan Tionghoa

Jokowi memuji ketekunan dan keuletan warga keturunan Tionghoa di Indonesia dalam urusan bisnis.

Mulanya Jokowi bercerita tentang melambatnya perekonomian dunia.

Namun di tengah perlambatan ekonomi, Jokowi mengapresiasi bisnis warga keturunan Tionghoa yang tetap bertahan.

"Memang tidak mudah mengalahkan urusan bisnis ini, mengalahkan warga keturunan Tionghoa. Memang sulit. Ini memang harus diakui," ujar Jokowi.

Jokowi menambahkan, rata-rata warga keturunan Tionghoa di Indonesia menggeluti bisnis di berbagai bidang, mulai dari manufaktur hingga jasa.

Ia melihat mereka merupakan sosok pekerja keras sehingga wajar banyak yang sukses.

Jokowi mengatakan, kebanyakan warga Tionghoa di Indonesia yang berbisnis menjalani kerja siang malam tanpa mengeluh.

"Memang kita harus mengakui keturunan Tionghoa dalam bekerja keras itu bisa kita lihat. Kalau sudah bekerja keras, pagi sampai tengah malam itu dijalani. Jadi kalau (mereka) sukses kita maklum," lanjut mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Jokowi pun mengatakan saat ini di tengah perekonomian dunia yang sedang melambat perlu bekerja keras dan cepat untuk mencapai kesuksesan di tahun 2020.

"Selain berdoa kita tentu harus selalu bekerja keras. Bekerja cepat. Sebab eknonomi dunia melambat, kalau kerja biasa akan sangat bahaya bagi ekonomi negara kita," lanjut Jokowi.Pantauan Kompas.com, Presiden Jokowi tiba di lokasi acara pukul 09.58 WIB. Jokowi ditemani Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Wakil Presiden ke-6 Try Sutrisno, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, serta Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Hadir pula Ketua DPR Bambang Soesatyo, Ketua DPD Oesman Sapta Odang, serta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Lalu, Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj, serta mantan Ketua Umum Muhammadiyah Syafii Maarif.

Kehadiran Kepala Negara langsung disambut para hadirin yang mayoritas mengenakan baju merah. Mereka kompak bertepuk tangan dan beberapa kali meneriakkan nama Jokowi.

Sebelum menuju ke bangkunya, Jokowi sempat menyalami sejumlah peserta Imlek Nasional yang duduk di barisan paling depan.

Perayaan Imlek Nasional kali ini mengambil tema 'Merajut Kebhinekaan, Memperkokoh Persatuan'. Ketua Panitia Perayaan Imlek Nasional Sudhamek Agoeng Waspodo Soenjoto mengajak para warga keturunan Tionghoa yang hadir untuk terus berkontribusi kepada Indonesia.

"Salah satunya dengan menggunakan hak konstitusionalnya untuk hadir ke TPS tanggal 17 April nanti," kata Sudhamek.

SUMBER, https://medan.tribunnews.com/2020/02/01/berita-ahok-basuki-tjahaja-purnama-jawab-sindiran-jokowi-ahok-gak-datang-perayaan-imlek?page=all

https://money.kompas.com/read/2020/02/01/121000026/cerita-ahok-soal-revitalisasi-monas?page=all#page2

Editor: Aldi Ponge
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved