Kamis, 7 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

News

Bayi Lahir Tanpa Tempurung Kepala, Bertahan Setelah 4 Hari Hanya Dirawat di Rumah

Termasuk bantuan juga berdatangan dari berbagai pihak karena ayah bayi tersebut hanya berprofesi sebagi buruh bangunan.

Tayang:
Editor: Frandi Piring
Pixabay
ILUSTRASI - Bayi lahir tanpa bagian vital di kepala (temputung kepala). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Selama 4 hari terakhir, bayi tanpa tempurung berinisial AM hanya dirawat di rumahnya di Dusun 02, Desa Cikarawang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor.

Hal itu dikatakan oleh Ketua RT setempat, Dedi Sumantri.   

"Iya masih di rumah aja (4 hari terakhir). Tadinya mau dibawa ke Cipto (Jakarta)," kata Dedi Sumantri kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (29/1/2020).

Namun nahas, di pagi hari sebelum berangkat ke berangkat ke Jakarta, bayi tanpa tempurung ini meninggal dunia pada Rabu (29/1/2020) sekitar pukul 05.00 WIB pagi.

Dia menjelaskan bahwa keluarga korban juga sempat mendadak membuat kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) untuk membantu pembiayaan di rumah sakit.

ilustrasi
ilustrasi ()

Termasuk bantuan juga berdatangan dari berbagai pihak karena ayah bayi tersebut hanya berprofesi sebagi buruh bangunan.

"Sempet bikin BPJS juga, tapi gak keburu. Udah siap, istilahnya tinggal berangkat, siapnya tadi pagi mau berangkat," kata Dedi.

Diberitakan sebelumnya, seorang bayi laki-laki berinisial AM di Desa Cikarawang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor lahir tanpa tempurung kepala.

Bayi ini merupakan anak ke-3 dari pasangan Sumarna dan Sri.

Kondisi ekonomi keluarga yang mana Sumarna hanya berprofesi sebagai buruh, sempat mendapat perhatian dari Karang Taruna setempat untuk mencari bantuan.

Ilustrasi.
Ilustrasi. (Tribunnews.com)

Setelah bantuan berdatangan, bayi tanpa tempurung ini rencananya pada Rabu (29/1/2020) sore akan dibawa ke salah satu rumah sakit di Jakarta.

Namun nahas, bayi tersebut meninggal dunia sekitar pukul 05.00 WIB tadi pagi.

"Untuk bantuan pengobatan stop dulu aja, karena dede bayinya udah tiada, meninggal, jam 05.00 WIB tadi pagi," kata Ucha, Karang Taruna Dramaga kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (29/1/2020).

Pantauan TribunnewsBogor.com, suasana duka masih menyimuti keluarga almarhum.

Keluarga almarhum tinggal di rumah sederhana di antara gang-gang kecil di kawasan Cikarawang.

Ayah almarhum, Sumarna juga enggan berbicara banyak terkait hal ini.

"Saya sudah minta ke karang taruna, kecamatan, udah, sekarang saya udah ikhlas, mohon di stop sumbangannya," kata Sumarna.(*)

Amankah Membawa Bayi ke Bioskop? Ini Penjelasannya

Sebelum Meninggal, Lina Siapkan Sesuatu untuk Bayinya, Teddy Kenang Buatkan Nasi Goreng Bentuk Hati

Seorang Ibu Melahirkan Bayi Kembar 3 di Rumkital Ini!

Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Bertahan 4 Hari di Rumah, Bayi Tanpa Tempurung Kepala Meninggal Sebelum Dibawa ke Rumah Sakit, https://bogor.tribunnews.com/2020/01/29/bertahan-4-hari-di-rumah-bayi-tanpa-tempurung-kepala-meninggal-sebelum-dibawa-ke-rumah-sakit?page=all.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved