Berita Bitung

Kajari Bitung Tetapkan Tersangka, Perkara Dugaan Tipikor di Dinas Kelautan dan Perikanan

Kejaksaan Negeri (Kajari) Bitung akhirnya menepati 'janji' membeberkan pentapan tersangka atas perkara dugaan tindak pidana Korupsi (Tipikor)

Kajari Bitung Tetapkan Tersangka, Perkara Dugaan Tipikor di Dinas Kelautan dan Perikanan
Tribun manado / Christian Wayongkere
objek perkara dana tugas Pembantuan Kementrian kelautan dan perikanan RI, pada Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Bitung dalam pekerjaan pengadaan peralawatan dan mesin gedung produksi tepung ikan, senilai Rp 765.400.000 tahun anggaran 2015. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kejaksaan Negeri (Kajari) Bitung akhirnya menepati 'janji' membeberkan pentapan tersangka atas perkara dugaan tindak pidana Korupsi (Tipikor) di Dinas Kelautan dan Perikanan RI pada Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bitung.

Pada November 2019 pihak Kajari Bitung berjanji akan merilis penetapan tersangka kasus di Dinas perikanan dan kelautan tersebut, pada bulan Desember 2019.

Namun hal itu baru dilakukan Kajari Bitung, pada Januari 2020.

Dalam rilis yang dilayangkan Kajari Bitung melalui Kasi Intelijen Budi Kristiarso SH MH, pihaknya sudah menetapkan tiga tersangka pada kasus Dana Tugas Pembantuan Kementerian DKP tahun anggaran 2015.

Antisipasi Virus Corona, Dinkes Bakal Periksa Ratusan TKA Cina di PT Conch

"Tersangkanya perempuan LJM alias Lis aparatur sipil negara (ASN) di Dinas Kelautan dan Perikanan, perempuan FSAM alias Ferin ASN Dinas Kelautan dan Perikanan dan tersangka ketiga pria FFAP alias Frans," kata Budi dalam rilis resmi Kajari Bitung, Rabu (29/1/2020).

Dijelaskannya dari ketiga tersangka, satu di antaranya oknum pejabat, satu kepala bidang di dinas perikanan dan kelautan Kota Bitung.

Satu nama lagi, tersangka FFAP alias Frans adalah pelaksana proyek yang juga sebagai direktur CV Buana Lestari.

Sebulan Latihan Fisik, Beberapa Pemain Sulut United Cedera Ringan

Penetapan ketiga tersangka sesuai dengan surat penetapan tersangka nomor 55/P.1.14/Fd.1/01/2020 tanggal 20 Januari 2020, surat penetapan tersangka nomor 56 dan surat penetapan tersangka nomor 57.

Adapun perkara dugaan tipikor pengelolaan dana tugas Pembantuan Kementerian kelautan dan perikanan RI, pada Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Bitung dalam pekerjaan pengadaan peralawatan dan mesin gedung produksi tepung ikan, senilai Rp 765.400.000 tahun anggaran 2015.

"Untuk pasang yang disangkakan pasal 2 ayat (1) jo pasal 3 undang-undang nomor 20/2001 tentang tipikor jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUH Pidana," jelasnya.

TERUNGKAP! Erick Thohir Lebih Kaya dari Prabowo Subianto, Nadiem Makarim Punya Rp 1 T

Ditempat terpisah Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bitung Liesje Macalawang saat dikonfirmasi wartawan melalui sambungan telpon di nomor 081340349***, hanya menjawab singkat.

"Tanya jo kejaksaan, tanya pa dorang jo," kata Liesje singkat dari balik sambungan telpon.

Adapun yang dimaksudkan oleh Liesje adalam Kajari Bitung.

Rio Dondokambey Dilantik Sebagai Ketua Kadin Minut

Sementara itu Meiva Woran kepala Bagian Hukum setda Kota Bitung yang juga Lembaga konsultasi dan bantuan hukum (LKBH) Korpri pemkot Bitung mengaku, pihaknya belum mengetahui ada pejabat atau ASN di lingkungan Pemkot Bitung yang terjerat hukum.

"Belum ada sampai saat ini, kalau sudah ada pasti yang bersangkutan sudah datang melapor," kata Meiva.

Pihak Bagian hukum dan LKBH Korpri Pemkot Bitung berjanji akan memberikan bantuan hukum, kepada ASN atau pejabat di lingkungan Pemkot Bitung yang tersangkut masalah hukum.(crz)

Tipiter Ditkrimsus Polda Amankan 500 Liter BBM Bersubsidi di Mobil Pick Up

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved