Nasional

INI Yang Ditanyakan KPK Kepada Ketua KPU Arief Budiman Selama 7 Jam Pemeriksaan

Arief diperiksa untuk penyidikan tersangka kader PDIP Saeful Bahri, yang disangka berperan menjadi perantara pemberian suap dari Harun ke komisioner.

INI Yang Ditanyakan KPK Kepada Ketua KPU Arief Budiman Selama 7 Jam Pemeriksaan
KOMPAS.com/ABBA GABRILIN
Logo Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah memeriksa Ketua dan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman dan Viryan Azis.

Pemeriksaan dilakukan di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa (28/1/2020).

Arief Budiman dan Viryan Azis diperiksa sebagai saksi.

KPK sedang mendalami kasus suap yang melibatkan Wahyu Setiawan, dan caleg PDIP Harun Masiku, terkait penetapan calon anggota DPR terpilih 2019-2024 melalui Pergantian Antar-Waktu (PAW).

Untuk kasus tersebut, Arief diperiksa untuk penyidikan tersangka kader PDIP Saeful Bahri, yang disangka berperan menjadi perantara pemberian suap dari Harun ke komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Arief diperiksa penyidik KPK sekitar tujuh jam dan dicecar 22 pertanyaan. Di antara pertanyaan penyidik mengenai ada atau tidaknya duit yang diterima Arief terkait upaya pemulusan Harun menjadi anggota DPR terpilih melalui PAW.

“Saya ditanya, ‘Pak Arief terima juga enggak?’ Hahaha.., saya bilang enggak lah,” kata Arief usai pemeriksaan.

Arief juga mengaku dicecar penyidik mengenai tugas pokok fungsi serta hubungannya dengan Wahyu dan komisioner KPU lainnya.

“Terkait dengan relasi saya kepada pak Wahyu, cara kerja saya, pak wahyu dan para anggota KPU,” jelasnya.

Ia juga dicecar mengenai tanggapan KPU saat PDIP mengajukan caleg PDIP dari Sumatera Selatan I Harun Masiku untuk ditetapkan sebagai pengganti caleg Nazaruddin Kiemas yang meninggal.

Halaman
12
Editor: Handhika Dawangi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved