Pemerintahan Indonesia

SBY Singgung Gebrakan Turunkan Jokowi, Penumpang Gelap Kena Sindir, Negara Banyak Masalah Korupsi

Tidak hanya itu, pada periode pertamanya memimpin bersama Jusuf Kalla (JK), bahkan para pengunjuk rasa meminta agar mandat SBY-JK saat itu dicabut.

Cahyo/presidenri.go.id
Mantan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden RI Jowo Widodo (Jokowi). SBY angkat bicara soal kasus Jiwasraya dan Asabri. 

Jika ini pun tak ada yang bertanggung jawab, ya sudah, salahkan saja tahun 2006.

Para pejabat tahun 2006 juga masih ada, mulai dari saya, Wapres JK, Menkeu Sri Mulyani, Menteri BUMN dll.

Tapi, tak perlu mereka harus disalahkan," kata Ossy.

Tak sampai di situ, Ossy melanjutkan SBY juga merespons terkait banyaknya Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bermasalah terkait keuangan sampai dugaan penyimpangan kewenangan.

"Saya juga dapat informasi katanya sekarang banyak BUMN (termasuk sejumlah bank) yang bermasalah.

Mulai dari keuangan yang tak sehat, utang yang sangat besar sampai dengan dugaan penyimpangan (melanggar aturan).

Kalau begini, jangan-jangan saya lagi yang disalahkan. Begitu respons SBY," tulis Ossy.

Dugaan korupsi itu kini ditangani oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).

Penyidikan awal Kejagung menaksir kerugian negara akibat korupsi sekitar Rp 13,7 triliun.

Kejagung akan memanggil 24 orang terkait untuk dimintai keterangan lanjutan.

Halaman
1234
Editor: Frandi Piring
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved