‎ Nandang Beber Alasan Renovasi Mesjid Al Jabbar

"Rencananya akan di renovasi dengan ukuran panjang 18 Meter dan leber 17.5 meter," jelas Nandang.

‎ Nandang Beber Alasan Renovasi Mesjid Al Jabbar
christian wayongkere/tribun manado
Peletakan batu pertama renovasi bangunan mesjid Al Jabbar di Mako Yonmarhanlan VIII Bitung dihadiri Wakil walikota Bitung Maurits Mantiri dan Letkol Marinir Nandang PJ Danyon Marhanlan VIII Bitung 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sejumlah pria berbadan tegap menggenakkan seragam loreng dan ibu-ibu berkerudung, nampak memadati halaman mako Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) VIII Bitung di jalan RE Martadinata, Selasa (28/1/2020).

Ibu-ibu tersebut nampak duduk di bawah tenda berwarna loreng, mereka mengikuti pelaksanaan acara pelatakan batu pertama renovasi pembangunan Mesjid Al Jabbar.

Peletakkan baru pertama diawali dengan penyampaian dari Letkol Marinir Nandang PJ Danyon Marhanlan VIII Bitung dan Ir Maurits Mantiri wakil wali kota Bitung.

Kemudian dilanjutkan dengan baca doa oleh imam mesjid Masjid Al Jabar Ust Rixal Sasiritang, dilanjutkan dengan peletakan batu secara bergantian.

Letkol Marinir Nandang PJ Danyon Marhanlan VIII Bitung menjelaskan sejarah kenapa mesjid tersebut akan di renovasi pasca di bangun dengan luas 12x12 meter.

Seiring dengan perkembangan waktu, tahun 2019 jemaah yang melaksanakan puasa, sholat tarawih dan masjid penuh jemaah sehingga harus ditambah dengan pasang tenda di luar mesjid.

Selain itu setiap sholat Jumat banyak jemaah yang hadir dan kapasitas mesjid sudah tidak mampu menampung banyaknya jemaah.

Dasar dan kondisi itulah, timbul dan muncul ide untuk merenovasi bangunan mesjid menjadi lebih besar.

"Rencananya akan di renovasi dengan ukuran panjang 18 Meter dan leber 17.5 meter," jelas Nandang.

Dihadapan prajurit, ibu-ibu Jalasenasri Ranting E, wakil walikota Bitung Ir Maurits Mantiri dan semua pihak yang sudah membantu proses pelaksanaan renovasi, Danyonmarhanlan VIII Bitung menyampaikan terima kasih.

Wakil walikota Bitung Ir Maurits Mantiri mewakili pemerintah Kota Bitung, Wali Kota Bitung Max J Lomban dan sekretaris daerah Audy Pangemanan mendorong pembangunan rumah ibadah.

"Ini adalah tanggung jawab pemerintah kota dan kita semua sebagai negara beragama, bentuk implementasi butuh tempat layak beribah, agar siraman rohani dapat di terima dengan baik," jelas Mantiri.

Mantiri berpesan untuk dharma baktikan hidup kepada TYME agar diberikan kemudahan dalam tanggung jawab sehari-hari, serta tingkatkan ketaqwaan dan aplikasi bangun NKRI. (crz)‎

Sambut International hub Port, Pelabuhan Bitung Buat Program Stiker ID

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved