Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Wuhan jadi Kota Mati, Tidak Ada yang Berbicara dan Suasana Jadi Menyeramkan

Kota Wuhan China kini seperti kota mati. Pemicunya karena wabah virus corona.

Editor: Rhendi Umar
Twitter @hancocktom
Toko-toko di Pasar Seafood Huanan kota Wuhan terlihat tutup. Foto ini merupakan tangkap layar video CNN yang diambil pada Kamis (23/1/2020) waktu setempat. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kota Wuhan China kini seperti kota mati.

Pemicunya karena wabah virus corona.

Wuhan menjadi asal mula virus ini ditemukan.

Tepatnya di pasar tradisional Huanan. Dilansir BBC (24/01/2020), penduduk setempat tidak dapat pergi setelah pemerintah memberlakukan pembatasan pergerakan mereka.

Warga asli Wuhan, Feng (25), pulang kampung dari Beijing ke Wuhan pada hari Rabu (22/01/2020).

Dia pulang sehari sebelum pemerintah menutup kota tersebut. Dia pulang untuk bertemu keluarganya dan berniat merayakan tahun baru Imlek.

Teddy Siap Membantah Jika Ditetapkan Tersangka Kematian Lina, Akui Punya Bukti Kuat

Feng menaiki kereta berkecepatan tinggi.

Saat itu suasana terasa sangat menyeramkan.

Biasanya Festival Musim Semi adalah migrasi manusia tahunan terbesar di dunia.

Akan tetapi saat itu stasiun kosong.

"Ketika kami tiba di Wuhan, 90 persen penumpang mengenakan masker. Tidak ada yang berbicara dan itu cukup mengerikan," katanya pada BBC.

Seorang pengacara, Weijiang, pergi ke Wuhan untuk mengunjungi anggota keluarganya di rumah sakit.

Kota terbatas

Dia mengatakan kehidupan di kota itu terbatas. Setelah transportasi dihentikan, jalanan terasa kosong.

Tetapi sebagian besar toko masih buka untuk bisnis.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved