Selasa, 12 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kasus Virus Corona

Wabah Virus Corona Diprediksi Pengaruhi Kondisi Ekonomi Singapura

Mewabahnya virus corona di Singapura rupanya diprediksi juga akan pengaruhi kondisi ekonomi negara tersebut.

Tayang:
Editor: Isvara Savitri
Kompas.com
Tamu hotel terlihat memakai masker di Hotel Shangrila’s Rasa Sentosa Resort and Spa di Pulau Sentosa, Singapura. Hotel ini ditinggali oleh korban pertama di Singapura yang terinfeksi virus corona. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Singapura merupakan salah satu negara yang terjangkit virus corona.

Hal tersebut diakui oleh Pemerintah Singapura mengancam ekonomi negaranya pada tahun ini.

Menteri Perdagangan Singapura, Chan Chun Sing mengatakan prediksi tersebut didapat karena wabah virus corona tampaknya tidak akan selesai dalam waktu dekat.

"Kami tentu memprediksi akan ada dampak pada ekonomi, bisnis, dan kepercayaan konsumen kami tahun ini. Terutama karena situasinya diperkirakan akan bertahan untuk beberapa waktu," kata Chan, seperti dikutip dari CNBC, Senin (27/1/2020).

Adapun saat ini, pemerintah Singapura tengah mempertimbangkan langkah-langkah untuk menstimulus sektor-sektor terdampak, seperti sektor pariwisata yang mencakup pajak properti dan pemotongan retribusi pekerja.

Chan mengatakan, Singapura merupakan salah satu negara paling terpukul mengingat warga Cina banyak bertandang ke negara tersebut.

Dalam kasus wabah SARS pada tahun 2003 lalu yang menewaskan 800 orang, Singapura merupakan negara paling terdampak.

Selain itu, Chan sendiri merupakan bagian dari gugus tugas pemerintah yang dibentuk untuk menangani penyebaran virus corona di Singapura.

Langkah tersebut antara lain mendesak semua siswa dan staf untuk tinggal ke rumah selama 2 minggu.

Desakan itu berlaku untuk mereka yang belum lama ini melakukan perjalanan ke Cina.

"Kami juga mengimbau para pelancong untuk menunda semua perjalanan yang tidak penting ke Cina daratan dan akan memulai pemeriksaan suhu semua penumpang penerbangan yang masuk ke Singapura," ujar Chan.

Sejauh ini, virus corona telah merenggut 80 nyawa penduduk Cina. Virus pun menyebar cepat ke lebih dari 10 negara, termasuk negara-negara Asia Tenggara, AS, Jepang, dan Perancis.

Di Asia Tenggara, pusat perjalanan dan pariwisata telah mencatatkan pertumbuhan yang rendah.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ekonomi Singapura Bakal Tertekan karena Virus Corona".

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved