Berita Nasional

KPK Akan Lakukan Evaluasi Terkait 366 Perkara dalam Tahap Penyelidikan

Firli Bahuri mengatakan saat ini ada 366 kasus yang berada dalam tahap penyelidikan. Ia berkata pihaknya akan melakukan beberapa tindakan.

Kompas.com
Ketua KPK Firli Bahuri di Kompleks Senayan, Jakarta, Senin (27/1/2020). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Saat ini, menurut Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri, ada 366 kasus yang masuk dalam tahap penyelidikan. 

Ia menambahkan KPK akan melakukan beberapa aksi terkait ratusan penyelidikan perkara tersebut.

Pertama, KPK akan menginventarisasi seluruh perkara tersebut.

"Tercatat kurang lebih 366 perkara yang sedang dilakukan penyelidikan. Tentu bertanya, 366 perkara ini akan diapakan? Pimpinan KPK sudah merumuskan, pertama, melakukan inventarisasi kembali terhadap seluruh perkara dalam kasus penyelidikan," kata Firli dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (27/1/2020).

Berikutnya, kata Firli, KPK akan menimbang apakah suatu perkara tersebut layak dilanjutkan atau dihentikan.

Jika dilanjutkan, maka KPK akan menerbitkan surat perintah penyelidikan lanjutan untuk kasus tersebut.

"Kedua, perkara ini akan dilakukan evaluasi apakah akan dihentikan atau dilanjutkan penyelidikannya. Atau apakah akan dilimpahkan kepada instansi berwenang lain," tuturnya.

"Ketiga, kalau dilanjutkan, kami akan terbitkan surat perintah penyelidikan lanjutan," imbuh Firli.

Selanjutnya, jika dalam proses penyelidikan dibutuhkan kegiatan penyadapan, maka komisioner KPK perlu berkoordinasi dengan Dewan Pengawas (Dewas) untuk meminta izin.

Namun, izin penyadapan itu pun keluar dengan konsekuensi.

"Seketika pimpinan KPK mengajukan permohonan penyadapan, maka perlu gelar perkara. Kuat-kuatan, apakah gelar perkara sekaligus 10 digelar langsung kita ajukan. Tapi yang pasti kemarin Ketua dan anggota Dewas sepakat kami akan bekerja keras," ujar Firli.

Hingga saat ini, Firli mengatakan belum ada pengajuan izin penyadapan dari komisioner ke Dewas KPK.

"Saya pastikan sampai hari ini, hasil rapat kemarin dengan Dewas suasana atau titik posisi penyadapan nol. Sampai hari ini kami tidak melakukan penyadapan," kata dia.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ada 366 Kasus di Tahap Penyelidikan KPK, Firli: Perlu Dievaluasi".

Editor: Isvara Savitri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved