Wabah Virus Corona

Satu Orang Dari China Langsung ke Rumah Sakit di Makassar, Periksa Virus Corona, Ini Hasilnya

Setelah pemeriksaan intensif berlangsung, tim dokter di RSUP Wahidin Makassar memastikan pasien itu tidak terjangkit virus Corona.

Satu Orang Dari China Langsung ke Rumah Sakit di Makassar, Periksa Virus Corona, Ini Hasilnya
KOMPAS.COM/HIMAWAN
Dokter Jayarasti (kanan) saat menceritakan hasil operasi remaja, yang tertancap moncong ikan marlin di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar, Senin (20/1/2020). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Baru saja pulang dari China, seorang pria langsung memeriksakan dirinya ke rumah sakit di Makassar. 

Dia datang ke IGD dan periksakan diri jangan sampai ada Virus Corona. 

Petugas RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar pun menerima pasien tersebut.

Pasien berjenis kelamin laki-laki itu memeriksakan dirinya sendiri karena khawatir terinfeksi virus corona.

Setelah pemeriksaan intensif berlangsung, tim dokter di RSUP Wahidin Makassar memastikan pasien itu tidak terjangkit virus mematikan tersebut.

"Memang kemarin sore ada pasien yang datang memeriksakan diri ke IGD karena khawatir, tetapi setelah dilakukan pemeriksaan pasien tersebut hanya salah satu penyakit ISPA saja," kata Direktur Utama RSUP Wahidin Makassar, Khalid Saleh, saat memberikan keterangan, Minggu (26/1/2020).

Kepala Sub Bagian Humas dan Pemasaran RSUP Wahidin, Dewi Rizki Kumala, menyatakan pemeriksaan pasien yang datang pada Sabtu (25/1/2020) berlangsung beberapa jam.

Kepastian pasien itu tidak terjangkit virus corona didapat setelah ada serangkaian tes dan pemeriksaan di laboratorium.

"Jadi setelah dilakukan pemeriksaan lab, toraks, penunjang dan lain sebagainya semua hasilnya normal," ungkap Dewi.

Dewi pun mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah terpancing dan percaya dengan informasi yang belum jelas terkait dengan virus corona yang beredar di Makassar.

"Diharapkan masyarakat tidak resah dengan berita yang beredar sampai ada informasi resmi dengan rumah sakit. Walaupun begitu kami tetap ada penanganan prosedur untuk pasien seperti itu. Kami ada gedung infection center di lantai 1 untuk virus flu burung dan SARS," tutur Dewi. (Kompas.com/Himawan)

Artikel ini telah tayang di pos-kupang.com

Subscribe YouTube Channel Tribun Manado:

Editor: Handhika Dawangi
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved