Breaking News:

Virus Corona Ancam Sulut

Ini Penjelasan Lion Air soal Interpreter yang Diduga Terpapar Virus Corona dan Dirawat di Manado

Maskapai Lion Air menegaskan telah melakukan prosedur terstandar terhadap penerbangan internasional pesawat yang melayani rute Guangzhou-Manado.

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: David_Kusuma
KOMPAS.com/Stocktrek Images/Getty Images
Ilustrasi Virus Corona 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Maskapai Lion Air menegaskan telah melakukan prosedur terstandar terhadap penerbangan internasional pesawat Lion Air JT-2740 yang melayani rute Guangzhou-Manado, Jumat (24/01/2020).   

Danang Mandala Prihantoro, Communication Strategic Officer Lion Air menjelaskan, penerbangan dari Bandara Internasional Baiyun Guangzhou di Distrik Huadu--28 kilometer Utara dari pusat Kota Guangzhou, Provinsi Guangdong, Republik Rakyat Tiongkok (RRT) ke Bandara Sam Ratulangi Manado  sudah sesuai prosedur.

Ia menjelaskan, pesawat berangkat dari Baiyun Guangzhou pukul 22.15 waktu setempat (Time in Guangzhou, Guangdong, GMT+ 08) dan mendarat hari berikutnya Sabtu (25/ 01/2020) di Manado pada 02.15 WITA (GMT+ 08).

Terkait itu, ia menjelaskan tentang seorang karyawan wanita sebagai penerjemah bahasa (interpreter) yang diduga terinfeksi virus Corona.

Wawali Mor Bastiaan Dampingi Menteri Kesehatan Melihat Kesiapan Manado Antisipasi Virus Corona

Katanya, ketika dilakukan tes suhu tubuh (badan) oleh tim medis menunjukan 38 derajat.

Sebagai tindakan preventif, yang bersangkutan sudah mendapatkan penanganan cepat dan perawatan medis di salah satu rumah sakit di Manado.

"Informasi terakhir bahwa suhu tubuh sudah normal 36 derajat dan tidak menunjukkan adanya tanda-tanda demam dan radang paru atau pneumonia sesuai kriteria," kata Danang dalam keterangan tertulis ke Tribun, Minggu (26/01/2020).

Sebagai informasi, sehubungan layanan penerbangan internasional terutama ke beberapa kota tujuan di Tiongkok, Lion Air telah melakukan antisipasi yang mengacu pada surat edaran dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia No. SR.01.0111/5888/2019 "Pemberitahuan Kewaspadaan Penyakit Polio" pada 30 Desember 2019 dan No PM.04.021111143/2020 "Kesiapsiagaan dan Antisipasi Penyebaran Penyakit Pneumonia Berat yang belum diketahui etiologinya" pada 03 Januari 2020.

Menkes Cek Pasien Diduga Terpapar Virus Corona di RSUP Kandou, Terawan: Dia Rela Diperiksa Terus

Dalam tindakan pencegahan dimaksud, merekomendasikan guna menyediakan dan melakukan penyemprotan cairan multiguna pembunuh kuman  sesuai prosedur yang berlaku serta menyediakan dan menggunakan masker, sarung tangan dan cairan/ gel pembersih tangan guna antisipasi tertular pada awak pesawat dan petugas layanan darat.

"Hal tersebut sebagai langkah antisipasi sesuai pemberitahuan larangan perjalanan dari otoritas Wuhan mengenai dampak wabah virus corona," ujarnya.

Katanya, Lion Air selalu berkomitmen dalam memastikan keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan terhadap kru pesawat dan tamu atau penumpang.

Departemen Keselamatan, Keamanan dan Kualitas Lion Air meminta kepada seluruh unit terkait untuk menjalankan rekomendasi yang disampaikan.

"Lion Air menyampaikan terima kasih atas kerjasama, pengawasan dari tim kesehatan dan berbagai pihak yang terlibat," jelas Danang. (ndo)

BAHAYA Virus Corona, Turis China Baru Saja Masuk Indonesia, Ini Kata Menhub Budi Karya Sumadi

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved