News

Berbagai Virus Mematikan Bisa Muncul di China Karena Sejumlah Hal, Simak Ini Penjelasannya

Ini penjelasan lengkap kenapa berbagai virus mematikan bisa muncul di China. Menurut Konsultan infeksi RS Dr. Soetomo, Dr. dr. Dominicus Husada SpA.K

KOMPAS.com/Stocktrek Images/Getty Images
Ilustrasi Virus Corona 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Konsultan infeksi RS Dr. Soetomo, Dr. dr. Dominicus Husada SpA.K. menjelaskan berbagai virus mematikan bisa muncul di China antara lain karena sejumlah hal.

Pertama, mulai dari luasnya wilayah China, populasi China yang sangat besar, hingga pola hidup dan pola makannya tidak umum.

"Pola hidup dan pola makan makanan eksotik itu populer di China," ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Jumat (24/01/2020).

Dominicus juga membenarkan bahwa beberapa virus yang mewabah berawal dari kebiasaan makan makanan yang tidak lazim.

"Tepat. Itu yang dilakukan di Wuhan. Sempat menurun sejenak, lalu naik lagi (kasusnya)," kata dia.

Dugaan sementara coronavirus di Wuhan berasal dari kelelawar. "Selama ini salah satu sumber utama penular virus-virus tak dikenal termasuk coronavirus adalah kelelawar," imbuhnya.

Dilansir dari South China Morning Post (22/01/2020), Pasar Makanan Laut Huanan adalah pasar yang menjadi sumber wabah virus ini.

Di sana dijual 100 varietas hewan dan unggas hidup, mulai dari rubah hingga serigala, musang bertopeng, kepiting, udang, kura-kura, ular, tikus, landak, burung, dan banyak lagi.

Ada juga hewan hidup seperti katak harimau, ular, landak, dan satwa liar lainnya. Lebih lanjut, Dominicus mengatakan di China banyak yang langsung makan daging mentah. Cara makannya pun lebih brutal daripada Thailand.

"Kalau (dagingnya) matang, risiko jauh lebih rendah," katanya lagi.

Di Indonesia, lanjutnya, juga ada pasar yang menjual berbagai hewan tidak lazim untuk dikonsumsi, seperti di Tomohon, Sulawesi Utara.

Namun menurutnya di sana belum pernah ada laporan kasus aneh. Di Tomohon itu juga dagingnya ada yang matang, tidak mentah seperti di Wuhan.

"Saya kira kasus Wuhan ini lebih rumit karena ada penularan dari orang ke orang. Seandainya hanya dari hewan ke orang maka menutup pasar itu sangat membantu," kata dia.

Kendati tengah ramai menjadi perhatian dunia, dirinya mengingatkan masyarakat tidak perlu terlalu takut. Juga jangan salah fokus, karena sebenarnya masalah kesehatan di Indonesia banyak yang lebih serius daripada soal Wuhan.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved