News

Polisi Bongkar Praktik Asusila Berkedok Warkop, Pelanggan Dapat ‘Hiburan’ Hanya Bayar Rp 100 Ribu

Praktik prostitusi berkedok warkop di Gresik dibongkar polisi. Tarif yang ditawarkan paling mahal hanya Rp 100 ribu.

Polisi Bongkar Praktik Asusila Berkedok Warkop, Pelanggan Dapat ‘Hiburan’ Hanya Bayar Rp 100 Ribu
TRIBUNJATIM.COM
Praktik Asusila di Gresik Berkedok Warkop, Bayar Rp 100 Ribu Pelanggan Bisa Dapat ‘Hiburan’ 

"Tarifnya Rp 100 ribu. Dibagi dua, wanitanya dapat Rp 75 ribu sedangkan tersangka dapat Rp 25 ribu," terangnya.

Oleh karena itu, hanya membayar Rp 100 ribu, pelanggan sudah mendapatkan 'hiburan'.

Polisi juga menyita satu buku catatan, uang sebesar Rp 100 ribu dan seprai di warkop tersangka.

Dalam praktiknya, para pengunjung warkop bisa memilih dua wanita penghibur yang disediakan Hermin.

Kedua wanita asal Madura dan Surabaya itu tarifnya sama, yaitu Rp 100 ribu.

Selain menjual makanan, minuman, warkop milik Hermin dimodif memiliki sebuah kamar untuk jasa prostitusi.

Kini, tersangka yang berusia hampir setengah abad ini dijerat dengan pasal 296 KUHP dan pasal 506 KUHP ancaman hukuman pidana llpenjara paling lama satu tahun empat bulan.

Warkop di Dukun Tawarkan Wanita Penghibur asal Pantura

Wilayah Gresik utara tidak luput dari pantauan Korps Bhayangkara untuk membongkar praktek prostitusi. Sebuah warung kopi di Desa Mbulangan, Kecamatan Dukun digrebek, Sabtu (18/1/2020).

Warkop tersebut seperti warkop biasa. Kopi sachetan dipajang berjejer lengkap dengan gorengan. Selain memberikan layanan free wifi. Warkop tersebut ternyata menyediakan jasa esek-esek.

Halaman
1234
Editor: Gryfid Talumedun
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved