Keraton Agung Sejagat

Pengakuan Fanni Aminadia Ratu Keraton Agung Sejagat Diejek Napi di Lapas

Selama mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (LP), dirinya kerap menjadi bahan gurauan.

Pengakuan Fanni Aminadia Ratu Keraton Agung Sejagat Diejek Napi di Lapas
Kolase Instagram.com/@jurnalwarga & Istimewa via Kompas.com
Ratu Keraton Agung Sejagat Fanni Aminadia Menangis Diperlakukan Bak Teroris, Imbas Tipu Daya Mereka 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pengakuan Fanni Aminadia atau dikenal sebagai Ratu Keraton Agung Sejagat curhat saat mendekam di Lapas karena kasus Keraton Agung Sejagat.

Selama mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (LP), dirinya kerap menjadi bahan gurauan. 

Hal itu diungkapkan Fanni Aminadia di tayangan YouTube Metrotvnews bertajuk 'Curhat Ratu Keraton Agung Sejagat Jadi Bahan Gurauan di LP' (22/1/2020).

Diketahui Fanni Aminadia dan Totok Santoso tersandung kasus penipuan lantaran membentuk kerajaan fiktif bernama Keraton Agung Sejagat.

Totok Santoso Hadiningrat alias Sinuhun sebagai Raja Keraton Agung Sejagat, dan Dyah Gitarja sebagai Kanjeng Ratu
Totok Santoso Hadiningrat alias Sinuhun sebagai Raja Keraton Agung Sejagat, dan Dyah Gitarja sebagai Kanjeng Ratu (IST/Twitter via ReqNews)

Bagaimana tidak, raja dan ratu Keraton Agung Sejagat, Fanni Aminadia dan Totok Santoso memungut iuran hingga puluhan juta rupiah dari para pengikutnya.

Melansir dari tayangan YouTube Metrotvnews, Fanni Aminadia menyatakan apa yang dilakukannya hanya sebatas kirab budaya.

Diakui Fanni apa yang telah ia lakukan itu telah disampaikan kepada penyidik dan penasihat hukumnya.

Saat dimintai tanggapannya mengenai pemberitaan yang beredar, Fanni mengaku sejak masuk ke dalam tahanan ia hanya menerima sedikit informasi.

"Sedikit informasi ya, ya sedikit aja informasinya," ujar Fanni.

Saat wawancara berlangsung, Fanni tampak berat menjawab setiap pertanyaan dari wartawan.

Halaman
123
Editor: Frandi Piring
Sumber: Suar.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved