Breaking News:

Pemerintah Pusat Hapus Tenaga Honorer, Kadis Dikbud: Kami Rekrut Tenaga Honorer Karena Kebutuhan

Satu di antaranya, Anisa R Mokoagow berharap penghapusan tersebut hanya untuk beberapa daerah saja tidak termasuk daerah pemekaran seperti Boltim.

sitti nurjanah/tribun manado
Para tenaga honorer ikut apel bersama di depan kantor Bupati Boltim 

“Saya berfiikir ini faktor kebutuhan. Kami mengangkat tenaga honorer bukan faktor keinginan. Contohnya tenaga guru, keterbatasan tenaga guru di dalam kelas, lantas siapa yang akan mengajar kalau bukan diangkat dari tenaga honorer,” ucapnya.

Menurutnya, jika itu memang keinginan dari pusat, maka yang pertama pusat harus memahami kebutuhan di daerah.

Dalam artian pemerintah pusat juga harus menetapkan kuota CPNS daerah itu harus sesuai kebutuhan di daerah baru kemudian tenaga honorer di batasi.

“Akan tetapi kuota ini dibatasi, berarti mau tidak mau pemerintah daerah harus mengangkat tenaga honorer walaupun itu dibiayai oleh APBD, namun tetap menyesuaikan dengan keuangan daerah,” ucapnya.

Meskipun saat ini pemerintah pusat akan memutuskan pemberhentian tenaga honorer, namun pemerintah daerah sedang membuka seleksi penerimaan tenaga guru kontrak dan operator sekolah di 59 Sekolah Dasar dan 23 Sekolah Menengah Pertama.

Total ada 290 tenaga kontrak yang dibutuhkan pemkab Boltim. (ana)

 VIRAL di Media Sosial Karena Jatuh dari Kapal KM. Metro Teratai, Pria Ini Ditemukan Nelayan

Subscribe YouTube Channel Tribun Manado:

Penulis: Siti Nurjanah
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved