Pemerintah Pusat Hapus Tenaga Honorer, Kadis Dikbud: Kami Rekrut Tenaga Honorer Karena Kebutuhan

Satu di antaranya, Anisa R Mokoagow berharap penghapusan tersebut hanya untuk beberapa daerah saja tidak termasuk daerah pemekaran seperti Boltim.

Pemerintah Pusat Hapus Tenaga Honorer, Kadis Dikbud: Kami Rekrut Tenaga Honorer Karena Kebutuhan
sitti nurjanah/tribun manado
Para tenaga honorer ikut apel bersama di depan kantor Bupati Boltim 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) bersama Komisi II DPR RI sepakat untuk menghapus segala jenis pegawai di instansi pemerintah termasuk pegawai honorer.

Dan nantinya, yang ada hanya Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan PPPK.

Hal tersebut membuat resah para tenaga honorer di Pemkab Boltim.

Satu di antaranya, Anisa R Mokoagow berharap penghapusan tersebut hanya untuk beberapa daerah saja tidak termasuk daerah pemekaran seperti Boltim.

Bahkan, meskipun diharuskan untuk dihapuskan juga, Ia berharap ada solusi terbaik dari pemerintah untuk para tenaga honorer.

"Setidaknya ada solusi untuk kami para tenaga honorer," ucap warga Tutuyan.

Selaon tenaga honorer, penghapusan tenaga honorer pun mendapatkan tanggapan dari berbagai pihak, termasuk Dinas Pendidikan Boltim.

Sebelumnya Dinas Pendidikan Boltim tengah membuka pendaftaran untuk guru honorer di Kabupaten Boltim.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Boltim Yusri Damopolii mengatakan, pemerintah pusat perlu mengklasifikasi daerah mana yang harus diberhentikan tenaga honorernya, bukan daerah baru hasil pemekaran yang juga diberhentikan.

Menurutnya, perekrutan tenaga honorer karena faktor kebutuhan bukan keinginan.

Halaman
12
Penulis: Siti Nurjanah
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved