Breaking News:

Tragedi Semanggi

Mahfud MD Tegaskan, Tragedi Semanggi Tidak Ada Tenggat Waktunya

Terkait kasus Tragedi Semanggi I dan Semanggi II, Mahfud MD menegaskan, tidak akan ada masa tengga waktunya.

instagram @mohmahfudmd
Mahfud MD 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terkait kasus Tragedi Semanggi I dan Semanggi II, Mahfud MD menegaskan, "Enggak ada tenggat waktunya, kita lihat saja nanti."

Menurut Mahfud, apabila penyelesaiannya menerapkan tenggat waktu akan berlangsung rumit.

Sebab, menurut dia, hal tersebut menyangkut dengan pembuktian, prosedur, termasuk perbedaan undang-undang yang digunakan Komnas HAM maupun Kejaksaan Agung.

Komnas HAM kerap menggunakan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM.

Sedangkan, Kejaksaan Agung memakai Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

"Jaksa Agung memakai hukum acara tentang pemeriksaan kasus yang harus dibawa ke pengadilan, sama-sama punya alasan, jadi kita cari jalan keluarnya," ujar Mahfud MD, Jakarta, Jumat (24/1/2020).

Sebelumnya, Jaksa Agung ST Burhanuddin mengatakan, Tragedi Semanggi I dan II bukan pelanggaran HAM berat.

Hal ini disampaikan ST Burhanuddin, dalam rapat kerja dengan Komisi III pada pemaparan terkait perkembangan penanganan kasus HAM.

"Peristiwa Semanggi I, Semanggi II, telah ada hasil rapat paripurna DPR RI yang menyatakan bahwa peristiwa tersebut bukan merupakan pelanggaran HAM berat," kata Burhanuddin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/1/2020).

Kendati demikian, ST Burhanuddin tak menyebutkan, kapan rapat paripurna DPR yang secara resmi menyatakan peristiwa Semanggi I dan II tak termasuk pelanggaran HAM berat.

Halaman
1234
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved