News

Hilangkan Nyawa Begal, Pelajar SMA Ini Divonis Hakim Selama Satu Tahun, Pidana Pembinaan

Humas Pengadilan Negeri Kepanjen, Yoedi Anugrah menyampaikan alasan vonis pidana pembinaan selama satu tahun itu dijatuhkan.

Hilangkan Nyawa Begal, Pelajar SMA Ini Divonis Hakim Selama Satu Tahun, Pidana Pembinaan
Tribunnews.com
Cerita Sebenarnya Siswa Bunuh Begal di Malang, Cewek yang Dilindungi Bukan Pacar, Fakta Baru Terkuak 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) berusia 17 tahun ini menjalani proses hukum setelah dirinya melakukan pembunuhan terhadap seorang begal. 

Proses hukum yang dia jalani mulai dari tingkat penyidikan di kepolisian hingga ke proses di pengadilan. Dan kini dia sudah divonis hakim pengadilan yakni dengan pidana selama satu tahun. 

Pelajar SMA yang diketahui berinisial ZA itu sebelumnya dianggap telah melanggar pasal 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan yang berujung pada kematian.

Dan dalam pasal tersebut disebutkan jika mengakibatkan mati, diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun.

Vonis tersebut diberikan hakim dengan berbagai pertimbangan.

Persidangan kasus pelajar SMA membunuh begal ini dilaksanakan di Pengadilan Negeri (PN) Kepanjen, Kabupaten Malang kemarin Kamis 23 Januari 2020. 

Dan setelah divonis dengan pidana pembinaan selama satu tahun, selanjutnya ZA akan menjalaninya di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Darul Aitam di Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang.

Vonis itu diberikan oleh Nuny Defiary selaku hakim tunggal dalam proses persidangan tersebut.

Humas Pengadilan Negeri Kepanjen, Yoedi Anugrah menyampaikan alasan vonis pidana pembinaan selama satu tahun itu dijatuhkan.

“Mungkin dinilai oleh hakim dirasa perlu dan cukup, dalam jangka waktu satu tahun cukup buat anak untuk memperbaiki dirinya,” kata Yoedi, usai persidangan.

Halaman
12
Editor: Handhika Dawangi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved