110 Prajurit Marinir Latihan Berenang dan Mengapung, Rutenya 1.000 Meter Menyusuri Selat Lembeh

Sebelum latihan dimulai, Danyon Marhanlan VIII Bitung memberikan penekanan kepada seluruh prajurit.

110 Prajurit Marinir Latihan Berenang dan Mengapung, Rutenya 1.000 Meter Menyusuri Selat Lembeh
christian wayongkere/tribun manado
110 Prajurit Marinir Latihan Berenang dan Mengapung, Rutenya 1.000 Meter Menyusuri Selat Lembeh 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Perairan Selat Lembeh yang ada di belakang Dermaga Satrol Lantamal VIII Bitung, dipadati Ratusan orang yang menggenakkan pakaian renang, Kamis (23/1/2020).

Mereka nampak asik berenang menaklukan perairan selat Lembeh.

Selidik punya selidik mereka adalah personil Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) VIII Bitung, tegah mengasah memampuan serta profesionalisme prajurit.

110 Prajurit Marinir Latihan Berenang dan Mengapung, Rutenya 1.000 Meter Menyusuri Selat Lembeh
110 Prajurit Marinir Latihan Berenang dan Mengapung, Rutenya 1.000 Meter Menyusuri Selat Lembeh (christian wayongkere/tribun manado)

"Ini adalah latihan, yang diikuti 110 personil. Menyeberangi selat Lembeh sejauh 1.000 meter," tutur Danyon Marhanlan VIII Letkol Marinir Nandang Permana Jaya SE, Kamis (23/1/2020).

Latihan renang laut menurut Nandang, bertujuan untuk mempertajam dan meningkatkan kemampuan berenang prajurit Petarung Yonmarhanlan Bitung melalui Latihan Standar Latihan perorangan dasar dan latihan perorangan kesenjataan (LPD/LPK) TA 2020.

Adapun materi yang di latihkan yaitu water trappen atau cara mengapung di air nonstop, selama 20 menit dan berenang tanpa alat di laut sejauh 1.000 meter.

Sebelum latihan dimulai, Danyon Marhanlan VIII Bitung memberikan penekanan kepada seluruh prajurit.

Agar melaksanakan dengan penuh semangat sesuai petunjuk pelatih untuk dapat mencapai hasil yang maksimal secara efektif dan efisien tanpa mengabaikan faktor keselamatan (zero accident).

"Kemampuan berenang merupakan bagian dari 5 kemampuan dasar yang harus dimiliki sebagai seorang prajurit Korps Marinir yaitu berlari, berenang, halang rintang, mendayung PK dan menembak, dengan latihan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan berenang prajurit sehingga kondisi fisik prajurit tetap terjaga," tandasnya.

Pratu Marinir Parmo Taslim penembak senapan Kompi A satu diantara peserta latihan mengaku, bangga dan terasah kemampuannya dalam menjalankan tugas sebagai seorang prajurit Marinir.

Apa yang sudah didapat dalam latihan tersebut, akan di ingat baik-baik dan dipraktikkan dalam tugas sehari-hari.

"Dengan latihan seperti ini dan gabungan latihan lainnya seperti lari pagi dan sore untuk menjaga stamina lebih baik dan kebugaran. Agar saat menunaikan tugas bisa terlaksana dengan baik," jelas Parmo. (crz)

 BKD Provinsi Ingatkan Peserta Tes SKD, Suluh: Tidak Ada Lagi Calo

Subscribe YouTube Channel Tribun Manado:

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved