Sedikit Soal Ip Man The Finale: Simbol dan Data Politik di Kota Manado

Awal tahun 2020 ditandai dengan diluncurkannya episode akhir dari film fenomenal bergenre seni-beladiri Mandarin: Ip Man.

Sedikit Soal Ip Man The Finale: Simbol dan Data Politik di Kota Manado
ISTIMEWA
Haryanto, Shaad Research and Development 

Penulis: Haryanto, Shaad Research and Development

TRIBUNMANADO.CO.ID - Awal tahun 2020 ditandai dengan diluncurkannya episode akhir dari film fenomenal bergenre seni-beladiri Mandarin: Ip Man.

Sampai kini, film ini telah dilepaskan ke publik dalam lima seri berturut-turut, yaitu: Ip Man (2008), Ip Man 2 (2010), Ip Man 3 (2015), Master Z-Ip Man Legacy (2018) dan Ip Man-The Finale (2019).

Ip Man atau ada juga yang menyebut Yip Man diperankan oleh Donny Yen adalah seorang legenda silat, master seni beladiri Tiongkok yang diberi label Wing Chun.

Harafiahnya berarti ‘Nyanyian Musim Semi’ atau ‘Musim Semi Abadi’.

Lafalnya juga dieja sebagai Ving Tsun atau Wing Tsun dan merupakan seni beladiri Tiongkok yang mengkombinasikan penyerangan dan pergulatan dengan spesialisasi pertarungan jarak dekat.

Ip Man atau Yip Man, sang legenda, tokoh utama dari film ini adalah orang biasa, bukan bagian dari pemangku kebijakan warga Tiongkok di perantauan.

Sebagai seorang guru beladiri, keseharian hidupnya diabdikan untuk melestarikan ‘warisan’ budaya leluhur Tiongkok dalam bidang seni beladiri.

Keseharian hidup Ip Man tak lepas dari segala hal yang berhubungan dengan seni beladiri Wing Chun.

Bahkan untuk menghidupi keluarganya, ia membuka perguruan silat yang mengajarkan seni beladiri ini.

Halaman
1234
Editor: Aldi Ponge
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved