Footballer
Ismed Sofyan Bergabung ke Klub Liga Spanyol, Segera Tinggalkan Persija
Ismed Sofyan meninggalkan Persija Jakarta untuk sementara waktu dan bergabung dengan klub Liga Spanyol
TRIBUNMANADO.CO.ID - Kabar terbaru datang dari legenda Timnas Indonesia, Ismed Sofyan meninggalkan Persija Jakarta untuk sementara waktu dan bergabung dengan klub Liga Spanyol, Deportivo Alaves.
Ismed Sofyan akan bergabung dengan Deportivo Alaves untuk berlatih bersama tim U-19 klub kontestan kasta tertinggi Liga Spanyol itu.
Latihan tersebut akan dilakoni Ismed demi menjaga kondisi fisiknya selama di Spanyol.
Maklum, Ismed Sofyan akan berada di Spanyol sejak 4 Februari sampai 10 Maret 2020.
Kedatangan Ismed Sofyan ke Spanyol sebagai salah satu bentuk kerja sama antara Persija Jakarta dengan Deportivo Alaves.
Selain Ismed Sofyan, Persija Jakarta juga mengirimkan dua pemain muda yakn Muhammad Uchida dan Resha Aditya serta dua pelatih akademi Macan Kemayoran ke Negeri Matador.
Untuk Ismed Sofyan sendiri, pemain berusia 40 tahun itu akan berlatih dan juga menimba ilmu kepelatihan di Spanyol.
Sebab, Ismed Sofyan saat ini sudah memiliki lisensi kepelatihan B AFC.
"Saya ke sana untuk menyiapkan dua kategori, pertama pelatih dan pemain," kata Ismed Sofyan di Kantor Persija Jakarta, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (22/1/2020).
"Di sana saya bisa mendapatkan materi pelatihan dan juga ikut berlatih dengan tim Deportivo Alaves U-19," ucap Ismed Sofyan menambahkan.
Ismed Sofyan membantah kehadirannya ke Spanyol sebagai persiapan untuk gantung sepatu akhir musim ini.
Menurutnya, pensiun atau tidaknya dia musim ini bisa dilihat saat kompetisi berakhir.
"Kalau untuk masalah pensiun ya lihat saja nanti," ucap Ismed Sofyan.
"Untuk bahasa, nanti juga ada Ganesha Putra (Direktur Pengembangan Persija Jakarta) yang bisa membimbing," tutup pemain berposisi bek kanan tersebut.
• Kenapa Evan Dimas Hanya Dikontrak Jangka Pendek di Persija Jakarta? Ini Alasannya
Ismed Keluar, Evan Dimas Darmono Gabung Persija
Pemain Timnas Indonesia Evan Dimas Darmono menandatangani kontrak di musim ini bersama Persija Jakarta.
Keberhasilan Persija Jakarta mendatangkan Evan Dimas jelang bergulirnya kompetisi musim depan diyakini akan membuat tim Macan Kemayoran semakin kuat.
Evan Dimas yang sebelumnya merumput bersama Barito Putera telah sepakat untuk membela Persija Jakarta pada musim depan.
Pemain Timnas Indonesia tersebut telah menandatangani kontrak berdurasi satu tahun dengan opsi perpanjang nantinya.
Evan Dimas merupakan pemain yang tidak hanya menempati satu posisi.
Ia merupakan tipe pemain yang serba bisa.
Ia memiliki posisi utama sebagai gelandang utama yang bertugas menjaga keseimbangan tim dan penghubung antar lini dalam sebuah tim.
Posisinya yang sangat sentral tersebut membuat dirinya selalu menjadi sosok yang tidak tergantikan di kesebelasan yang ia bela.
Selain andal dalam mengatur keseimbangan, Evan Dimas juga mampu menempati posisi gelandang bertahan maupun gelandang serang.
Evan Dimas bisa ditempatkan sebagai gelandang bertahan jika memang dalam timnya kurang adanya pemain yang bisa menjalankan tugasnya tersebut.
Berhubung Persija telah memiliki gelandang bertahan yang melekat pada diri Sandi Sute dan Rohit Chand.
Kemungkinan Evan Dimas akan menjalani peran sentral sebagai gelandang utama maupun gelandang serang.
Belum diketahuinya siapa sosok yang akan menahkodai Persija Jakarta musim depan membuat filosofi maupun formasi yang akan diusung seperti apa.
Walaupun demikian, Persija diprediksi akan menggunakan formasi dengan skema 4-2-3-1.
Posisi penjaga gawang otomatis akan ditempati oleh Andritany Ardhiyasa.
Pemain berusia 28 tahun tersebut akan diback-up oleh penjaga gawang tak kalah ciamiknya, Shahar Ginanjar.
Belum lagi, ada satu penjaga gawang muda yang bisa saja diorbitkan oleh kubu Macan Kemayoran di musim depan.
Penjaga gawang muda yang dimaksud adalah Gianluca Pagliuca Rossy yang kini masih berusia 20 tahun.
Kedatangan Alfath Fathier dan Otavio Dutra membuat lini pertahanan Persija akan semakin kuat.
Apalagi Alfath dan Dutra merupakan pemain yang memiliki label timnas.
Pengalaman dan kualitasnya tentu tidak perlu diragukan lagi.
Belum lagi, Persija masih memiliki Ryuji Utomo yang juga memiliki permainan lugas yang membuat lini belakang semakin solid.
Kemungkinan, duet bek tengah tim Macan Kemayoran musim depan akan ditempati oleh Ryuji Utomo dan Otavio Dutra.
Posisi fullback yang kerap naik turun membantu pertahanan maupun penyerangan akan menjadi senjata rahasia Macan Kemayoran yang kerap mengandalkan kecepatan dalam membangun serangan.
Sisi fullback kanan bisa ditempati oleh nama-nama seperti Ismed Sofyan sebagai senior, ada pula Hamra Hehanusa sang pemain muda.
Opsi melimpah justru berada di sektor bek kiri tim Macan Kemayoran musim depan.
Pemain seperti Rezaldi Hehanusa dan Tony Sucipto, serta Alfath Fathier pun bisa menjadi opsi fullback kiri.
Beralih ke lini tengah, dua posisi di depan lini pertahanan atau yang kerap disebut gelandang bertahan kemungkinan akan diisi oleh dua orang sekaligus.
Dua orang yang diprediksi akan menyegel posisi gelandang bertahan Persija musim depan adalah Sandi Sute dan Rohit Chand.
Keduanya tentu akan bergantian menjalankan perannya sebagai penghubung antar lini sekaligus pemotong serangan lawan yang menjadi tugas utamanya.
Keberadaan keduanya pula yang membuat Evan Dimas kemungkinan akan berperan sebagai gelandang yang lebih banyak fokus membantu serangan.
Visi bermain luar biasa yang dimiliki oleh Evan Dimas diyakini akan semakin terasah di klub Macan Kemayoran.
Apalagi, Persija memiliki Riko Simanjuntak dan Novri Setiawan yang memiliki kecepatan di sektor sayap.
Hal itu akan menjadi membuat Evan Dimas semakin leluasa dalam menjalankan perannya sebagai dirijen lini tengah tim.
Seperti yang telah diketahui, kecepatan sayap selama ini menjadi kekuatan utama Persija dalam membangun serangan.
Bantuan fullback yang kerap dijalani oleh Ismed Sofyan, Rezaldi Hehanusa, dan Tony Sucipto kadang membuat Persija kewalahan dalam serangan balik.
Kedatangan Evan Dimas tentu akan membuat lini tengah Persija tidak berantakan saat lawan melakukan serangan balik.
Selain andal dalam mengatur ritme permainan, Evan Dimas juga memiliki akurasi umpan yang baik dan tepat.
Hal itulah yang membuat dirinya kerap dipercaya sebagai eksekutor bola mati baik tendangan bebas maupun tendangan sudut.
Alhasil Persija Jakarta yang selama ini bertumpu kepada Ismed Sofyan maupun Riko Simanjuntak dalam urusan bola mati.
Kini, Evan Dimas bisa menjadi opsi tambahan untuk menjadi eksekutor bola mati.
Apalagi, Persija memiliki ujung tombak yang mematikan dalam diri Marko Simic.
Kualitas finishing, sundulan, tendangan bebas, dan tubuh yang kekar yang dimiliki oleh Marko Simic tentu akan membuat dirinya semakin terlayani dengan kehadiran Evan Dimas.
Marko Simic yang menjadi top skor liga musim lalu diprediksi akan semakin berbahaya perannya setelah kedatangan Evan Dimas.
Berbagai keunggulan yang dimiliki Evan Dimas diyakini akan mengembalikan marwah Persija yang bertekad kembali merebut gelar juara Liga 1 musim depan.
• Evan Dimas Darmono Gabung Persija, Begini Prediksi Formasi Mematikan Macan Kemayoran di Musim Baru
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ismed-sofyan-ke-klub-liga-spanyol-deportivo-alaves.jpg)