Ibu Kota Baru

Selain Uni Emirat Arab, Hungaria Juga Nyatakan Ingin Investasi di Ibu Kota Baru

Pengembangan ibu kota negara (IKN) baru menarik minat negara luar untuk berinvestasi. Uni Arab Emirat (UAE) dan Hunggaria bersedia investasi.

Selain Uni Emirat Arab, Hungaria Juga Nyatakan Ingin Investasi di Ibu Kota Baru
TRIBUN/BIRO PERS/AGUS SUPARTO
Presiden Joko Widodo didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meninjau progres persiapan pembangunan Ibu Kota baru di kawasan Kelurahan Pemaluan, Sepaku, Penajam Paser Utara, Selasa (17/12/2019). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pengembangan Ibu Kota Negara (IKN) baru menarik minat negara luar untuk berinvestasi. 

Selain Uni Arab Emirat (UAE) dengan nilai komitmen investasi 22,8 miliar dollar AS atau setara Rp 310 triliun, Pemerintah Hungaria juga menyatakan minatnya untuk ikut berinvestasi.

Menurut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR) Basuki Hadimuljono, ketertarikan Hungaria tersebut disampaikan oleh Perdana Menteri Viktor Orbán.

"Mereka menyampaikan ketertarikannya ketika melakukan kunjungan kerja di Yogyakarta. Kami sepakat untuk membentuk Hungary Indonesia Investment Plan," ungkap Basuki, Minggu (19/1/2020).

Kerja sama Hungaria-Indonesia ini, imbuh Basuki, untuk pengembangan infrastruktur jalan, penyediaan air bersih, pembangunan sanitasi, dan pengolahan sampah.

Total nilai komitmen investasi Pemerintah Hungaria di IKN adalah senilai 1 miliar dollar AS atau ekuivalen Rp 13,6 triliun.

Penandatanganan kerja sama investasi sektor PUPR antara Pemerintah Indonesia dan Hungaria tersebut akan dilakukan pada pekan ini.

"Saya sudah lapor Pak Presiden Joko Widodo, juga Pak Luhut (Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi). Signing-nya kalau beliau (Jokowi) sudah oke," ucap Basuki.

Untuk diketahui, IKN menempati dua wilayah di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Kebutuhan lahan untuk pengembangan IKN baru ini seluas 256.000 hektar. Rinciannya, kawasan inti seluas 56.000 hektar, dan untuk kawasan pemerintahnya 5.600 hektar.

Halaman
123
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved