Kamis, 30 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Oknum Guru Mengaji Setubuhi Dua Santri Pria, Terungkap Alasannya Menyukai Sesama Jenis

Seorang oknum guru mengaji di sebuah pesantren di Aceh Utara berinisial MZF (26), diduga terlibat kasus pencabulan

Tayang:
Editor: Rhendi Umar
Sriwijaya Post
Ilustrasi cabul sesama jenis 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang oknum guru mengaji di sebuah pesantren di Aceh Utara berinisial MZF (26), diduga terlibat kasus pelecehan seksual.

Oknum guru mengaji berinisial MZF (26), ditahan atas dugaan melakukan pelecehan seksual.

Terhadap dua santri pria (sesama jenis). 

Di mana kedua santri tersebut, berumur 13 tahun dan 14 tahun.

Rindu dengan Buah Hati, Pembulu Darah di Mata Artis Ini Sampai Pecah di Penjara, Ini Penyebabnya

Tersangka, di hadapan awak media mengaku, perbuatan tersebut dilakukan untuk memuaskan hasratnya.

"Mengeluarkan hawa nafsu, hanya itu saja," katanya.

Diakuinya juga, perbuatan tersebut tidak sering dilakukan.

Namun dilakukan saat kepingin saja.

Wakapolres Lhokseumawe, Kompol Ahzan memberikan keterangan pers terkait kasus dugaan pelecehan seksual di sebuah pesantren di Aceh Utara, Senin (20/1/2020).
Wakapolres Lhokseumawe, Kompol Ahzan memberikan keterangan pers terkait kasus dugaan pelecehan seksual di sebuah pesantren di Aceh Utara, Senin (20/1/2020). (SERAMBINEWS.COM/ SAIFUL BAHRI)

Sedangkan perbuatan tersebut, dilakukan mulai tahun 2019.

Ditanya kenapa sasarannya laki-laki, tersangka mengaku karena mudah saja untuk mendekatinya.

Sebagaimana diketahui, kasus ini terungkap diawali pada Kamis (16/1/2020) pagi datang sejumlah santri ke Mapolres Lhokseumawe.

Meski Kaya Raya, Inul Daratista Tak Mau Rayakan Ulang Tahun ke-41: Sehat dan Bonus Nafas

Untuk mengadukan langsung kejadian yang menimpa kedua korban.

Mereka datang ke Polres saat, petugas  hendak memulai apel pagi.

Mereka langsung berjumpa dan melaporkan ke Kapolres.

Sehingga pihaknya langsung merespon laporan tersebut.

Pada siang harinya, tersangka didampingi pengurus pesantren mendatangi Polres Lhokseumawe untuk menyerahkan diri.

Untuk menindaklanjuti kasus ini, penyidik pun sudah memintai keterangan kedua korban, sejumlah saksi, dan juga tersangka.

Sedangkan hasil pemeriksaan para korban, dugaan pelecehan (hanya tahapan permainan tangan saja) sudah terjadi berulang kali.

Satu korban sebanyak lima kali dan satu korban lagi terjadi berulang kali.

Penanggulangan Bencanda, Pemkot Manado Rapat Bersama Adventist Development and Relief Agency

Kejadian di kamar tidur santri tersebut, sudah terjadi sejak November 2019 hingga Januari 2020.

Sementara itu, pimpinan pesantren tersebut memberikan klarifikasi.

Bahwa tersangka pencabulan bukan santri di pesantren tersebut.

Bahwa tersangka adalah mantan santri dan bukan guru mengaji.

Namun masih tinggal di pesantren, karena tersangka bekerja dibagian pemeliharaan listrik. (*)

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUNMANADO OFFICIAL:

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Oknum Guru Ngaji di Aceh Cabuli Dua Santri Pria, Alasannya untuk Keluarkan Hawa Nafsu

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved