Kasus Demo

Lutfi Akui Disetrum dan Dipukul Oknum Polisi, Pengamat Katakan Sifat Humanis Masih Sebatas Jargon

Lutfi Alfiandi, pemuda pembawa bendera pada demo akhir September 2019 lalu mengaku dianiaya oknum polisi agar mengakui perbuatan yang tidak ia perbuat

Lutfi Akui Disetrum dan Dipukul Oknum Polisi, Pengamat Katakan Sifat Humanis Masih Sebatas Jargon
KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Lutfi Alfiandi (20), pemuda yang fotonya viral sedang menggenggam bendera Merah Putih saat kerusuhan di kawasan DPR, Jakarta, September 2019, tak kuasa menahan tangis usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (8/01/2020) siang. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sidang kasus dengan terdakwa Lutfi Alfiandi, seorang pemuda yang membawa bendera merah-putih saat aksi demo di sekitar kompleks DPR/MPR RI, Jakarta pada akhir September 2019 kembali digelar, Senin (20/1/2020).

Dalam persidangan tersebut Lutfi membeberkan kekerasan yang dilakukan oleh oknum kepolisian agar membuatnya mengaku.

Pengamat Kepolisian dari Institut for Security an Strategic Studies (ISeSS) Bambang Rukminto mengatakan, penganiayaan dan aksi kekerasan oknum kepolisian memang sering terjadi kepada pelaku kejahatan.

Bahkan, kata dia, sudah bukan hal baru jika jalan kekerasan dilakukan untuk mengejar pengakuan tersangka.

"Aksi kekerasan polisi pada tersangka itu bukan hal yang asing," kata Bambang dalam keterangan tertulis, Selasa (21/1/2020).

Bambang mengatakan, penggunaan cara-cara kekerasan yang sering dilakukan oknum polisi untuk mengejar pengakuan tersangka tentu jauh dari kata manusiawi.

Tabir baru kembali terbuka, setelah pengakuan Lutfi yang didakwa merusak fasilitas umum dan melawan polisi saat aksi demo di sekitar kompleks parlemen.

Di muka sidang, Lutfi membeberkan apa yang dia alami saat baru ditangkap.

Ia mengaku disetrum hingga dipukuli oleh polisi, jauh dari sifat humanis yang selama ini digadang-gadang Polri.

"Masih sebatas jargon," kata Bambang.

Halaman
12
Editor: Isvara Savitri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved