Berita Mitra

Legalisasi Ijazah di Dinas Pendidikan Mitra Ramai, Ditemukan Dua Orang Miliki Dokumen Palsu

Awal tahun 2020, para pencari kerja marak melakukan legalisasi ijasah untuk digunakan sebagai pelengkap dokumen

Legalisasi Ijazah di Dinas Pendidikan Mitra Ramai, Ditemukan Dua Orang Miliki Dokumen Palsu
Istimewa
Pengurusan Legalisasi Ijazah 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Awal tahun 2020, para pencari kerja marak melakukan legalisasi ijasah untuk digunakan sebagai pelengkap dokumen.

Pegawai di Dinas Pendidikan Minahasa Tenggara (Mitra) di bawah pimpinan Kepala Dinas (Kadis) Ascke Benu, dengan ramah melakukan pelayanan terhadap masyarakat yang berkepentingan.

Sekretaris Pendidikan Velda Tombokan saat ditemui mengatakan, banyak yang datang untuk melakukan legalisasi ijasah.

"Memang banyak yang datang untuk melakukan pelegalisasian ijazah. Mungkin karena banyak juga yang ikut serta dalam perekrutan KPU jelang Pilkada, jadi membutuhkan dokumen yang dilegalisasi seperti ijasah salah satunya," tutur Tombokan.

Ini Tanggapan BKD Sulut Mengenai Penghapusan Tenaga Honorer

Ia menghimbau kepada masyarakat Mitra, agar menghindari yang namanya pemalsuan ijazah. Dari informasi sejak kemarin sudah ada dua orang yang didapati memiliki dokumen ijazah palsu.

Ia menjelaskan, hal-hal yang berkaitan dengan legalisasi ijazah bila mendapati kendala.

"Sesuai Permendikbud No.29 Tahun 2014, untuk legalisasi ijazah harus langsung ke sekolah kalau masih ada, walaupun sudah terjadi perubahan nomenklatur sekolah, seperti SMP Negeri Ratahan berubah menjadi SMP N 1 Ratahan. Kecuali sekolah sudah ditutup atau sekolahnya berada di luar Kabupaten maka Dinas Pendidikan bisa membantu," jelasnya.

PD Pasar Siap Pegang Tanggung Jawab Semua Pasar di Mitra Per 1 Ferbruari Mendatang

Untuk itu, menghindari langkah cepat yang sering kali menjadi jalan pintas bagi kebanyakan masyarakat, munculah yang namanya pemalsuan ijazah.

"Mulai ada yang coba-coba dengan ijazah palsu. Jadi diimbau kepada masyarakat Mitra, kalau memang tidak punya ijazah jangan cari jalan lain yang dianggap gampang. Karena bila ketahuan, bisa kena sanksi akibat dari pemalsuan.

Sebab itu termasuk pemalsuan yang di dalamnya ada tanda tangan dan cap sekolah lainnya. Diharapkan masyarakat Mitra bisa lebih cermat lagi dalam mengambil tindakan, karena pasti akan ketahuan," tutup Tombokan. (ano)

Ganti Rugi Rp 17 M, Pengadilan Tinggi Manado Menangkan Gugatan Tanah Bandara Sam Ratulangi

Penulis: Giolano Setiay
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved