Cerita Alkitab

Kisah Nabi Elia, Mampu Perintahkan Hujan Tidak Turun, Sempat Diancam Dihabisi Seorang Wanita

Elia adalah seorang nabi di Kerajaan Israel Utara pada zaman pemerintahan raja Ahab, Ahazia dan Yoram pada sekitar abad ke-9 SM

Kisah Nabi Elia, Mampu Perintahkan Hujan Tidak Turun, Sempat Diancam Dihabisi Seorang Wanita
Kolase tribunmanado/Istimewa
Kisah Nabi Elia, Mampu Perintahkan Hujan Tidak Turun, Sempat Diancam Dihabisi Seorang Wanita 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Elia adalah seorang nabi di Kerajaan Israel Utara pada zaman pemerintahan raja Ahab, Ahazia dan Yoram pada sekitar abad ke-9 SM.

Elia dalam (bahasa Ibrani: אליהו Eliyahu, bahasa Arab: إلياس‎ Ilyās; bahasa Inggris: Elijah atau Elias)

Menurut Kitab Raja-raja dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama Alkitab Kristen.

Elia juga dicatat dalam Perjanjian Baru dan Al Quran. Ia dihormati baik dalam agama Yahudi, Kristen dan Islam. Ia berasal dari Tisbe, Gilead.

Menurut catatan 1 dan 2 Raja-raja, Elia berjuang agar bangsa Israel dan raja Ahab menyembah Tuhan, tidak kepada dewa Baal yang dibawa oleh ratu Izebel, isteri Ahab, ke Israel.

Sosok Arcandra Tahar, Komut PT Perusahaan Gas Negara, Riwayat Prestasinya Memukau

Pertama, Elia menubuatkan bahwa tidak ada embun atau hujan pada tahun-tahun ini, kecuali kalau dikatakannya.

Elia sendiri disuruh Allah tinggal bersembunyi di tepi sungai Kerit di sebelah timur sungai Yordan dengan minum dari sungai itu, dan diberi makan roti dan daging oleh burung-burung gagak tiap pagi dan petang.

Setelah sungai itu kering, karena tidak ada hujan, maka ia tinggal di rumah seorang janda di Sarfat yang termasuk wilayah Sidon. Waktu, putra janda itu yang mati sakit, Elia menghidupkannya kembali.

Setelah 3,5 tahun kekeringan dan kelaparan, Elia muncul dan meminta Ahab untuk mengumpulkan semua nabi Baal, 450 orang semuanya, untuk membuktikan siapa yang hidup, TUHAN atau Baal.

Nabi-nabi Baal dan Elia masing-masing membuat mezbah dengan seekor lembu di atasnya, kemudian masing-masing harus meminta allahnya untuk mendatangkan api dari langit supaya membakar korban di mezbah.

Halaman
123
Penulis: Rhendi Umar
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved