Trump-Khamenei Saling Ancam, Ceritakan Detail Pembunuhan Jenderal Qassem

Ketegangan Iran dan Amerika Serikat kembali muncul ketika terjadi perang pernyataan antara Ayatollah Ali Khamenei dengan Donald Trump.

Trump-Khamenei Saling Ancam, Ceritakan Detail Pembunuhan Jenderal Qassem
(AFP PHOTO/IRANIAN SUPREME LEADER)
Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ketegangan Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali muncul ketika terjadi perang pernyataan antara Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dengan Donald Trump.

Dalam khotbah Salat Jumat di Teheran, Ali Khamenei menyebut pasukan Garda Revolusi Iran bertempur di luar perbatasan Iran.

Membalas pernyataan tersebut Presiden Donald Trump, melalui akun Twitter, memperingatkan Ali Khamenei agar hati-hati bicara.

"Yang disebut 'Pemimpin Agung' Iran, yang belakangan ini belum begitu agung, telah mengucapkan hal hal kotor tentang AS dan Eropa. 

Ekonomi mereka sedang ambruk, dan rakyat mereka sengsara. Dia mesti hati hati dengan omongannya!"

Pernyataan Khamenei itu muncul di tengah krisis yang semakin mendera Iran saat negeri para mullah itu

bergulat mengatasi keresahan di dalam negeri dan tekanan yang meningkat dari luar negeri.

Menlu Rusia Sebut Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina Karena Ditakuti 6 Pesawat Tempur F-35 Amerika

Ketegangan memuncak ketika militer AS membunuh Mayor Jenderal Qassem Soleimani menggunakan rudal

yang dilepaskan pesawat tak berawak (drone) pada 3 Januari lalu.

Sebagai balasan, Iran menambakkan belasan rudal ke markas militer AS di Irak, 8 Januari.

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Sigit Sugiharto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved