News

Klarifikasi Keluarga Terkait Seorang Kakek yang Diduga Meninggal 'Kelaparan' di Jeneponto

Pihak keluarga korban membantah jika kakek Ambo meninggal dunia karena kelaparan.

Klarifikasi Keluarga Terkait Seorang Kakek yang Diduga Meninggal 'Kelaparan' di Jeneponto
dnaindia.com
ILUSTRASI - Cerita Lengkap Siswi SMP Meninggal Akibat Lompat dari Lantai 4 Sekolah, Muncul Dugaan jadi Korban Bullying 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Baru-baru ini Jenazah seorang kakek ditemukan meninggal dunia di atas tumpukan batu. 

Seorang kakek bernama Ambo Tang Daeng Tutu (75) ditemukan tewas di atas tumpukan batu di Kabupaten Jeneponto.

Pihak keluarga korban membantah jika kakek Ambo meninggal dunia karena kelaparan.

Ambo disebutkan tidak pernah kekurangan makanan selama ini.

"Dugaan kelaparan itu tidak benar," kata salah seorang keluarga kakek Ambo, Sahabuddin dalam rilis yang diterima Tribun, Minggu (19/1/2020).

Sahabuddin menceritakan, kakek Ambo tinggal di rumah salah seorang anaknya, di kampung Punagaya Desa Bontorappo Jeneponto selama ini.

Pesan Instan WhatsApp Error Minggu Sore, Tidak Bisa Kirim Gambar hingga Update Status

Kakek Ambo tidak pernah kekurangan makanan selama tinggal di rumah anaknya.

Namun, kakek Ambo Tang Dg Tutu yang sudah berusia 75 tahun mengidap penyakit pikun atau gangguan kejiwaan.

Penyakit pikun ini membuat Kakek Ambo sering meninggalkan rumah tanpa sepengetahuan anaknya.

Hal tersebut juga terjadi pada hari Rabu, 15 Januari 2020 lalu. Kakek Ambo meninggalkan rumah.

Halaman
12
Editor: Gryfid Talumedun
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved