Banjir DKI Jakarta

Dana Rp 13,8 Miliar Dipakai Anies, Buat Politikus PSI Cemas dan Ungkap Sindiran Menohok Ini

Mengingat, Dinas Sumber Daya Air DKI mengalokasikan anggaran naturalisasi sungai sebesar Rp 136,8 miliar pada tahun ini.

Dana Rp 13,8 Miliar Dipakai Anies, Buat Politikus PSI Cemas dan Ungkap Sindiran Menohok Ini
KOMPAS.com/JESSI CARINA
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau Pintu Air Manggarai, Senin (5/2/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mewanti-wanti Gubernur Anies Baswedan agar tidak membuang-buang percuma anggaran untuk menaturalisasi sungai di Jakarta.

Anggota DPRD DKI Fraksi PSI Justin Adrian meminta Anies Baswedan tidak sekadar mempercantik pinggiran sungai ibu kota, tapi malah kesampingkan pencegahan banjir.

Mengingat, Dinas Sumber Daya Air DKI mengalokasikan anggaran naturalisasi sungai sebesar Rp 136,8 miliar pada tahun ini.

"Ujung-ujungnya cuma bikin taman instagramable di pinggir sungai untuk foto-foto."

"Akhirnya buang-buang anggaran ratusan miliar, tapi Jakarta tetap saja banjir," ujar Justin kepada wartawan, Sabtu (18/1/2020).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau di Pintu Air Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (5/2/2018)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau di Pintu Air Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (5/2/2018) (TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir)

Ia menjelaskan, salah satu penyebab banjir Jakarta tak lain karena kapasitas aliran sungai belum mampu menampung curah hujan yang turun.

Serta, air kiriman dari wilayah penyangga seperti Bogor.

Mengatasi itu, Pemprov DKI Jakarta mau tidak mau harus melebarkan sungai guna menambah kapasitas tampungnya.

Jika itu tidak dikerjakan, maka hal tersebut sama saja membuang-buang anggaran.

Namun di sisi lain, pada masa kampanye dahulu, Anies Baswedan sempat menyatakan komitmennya untuk tidak melakukan penggusuran.

Halaman
1234
Editor: Frandi Piring
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved