Kristian Mangoreh Dibunuh
BREAKING NEWS - Pemuda di Manado Ditikam Hingga Meninggal
Pemuda ini tewas di rumah sakit Siti Mariam, Kota Manado, Sulut, Minggu (19/1/2020) subuh.
Penulis: Tirza Ponto | Editor: Maickel Karundeng
TRIBUNMANADO.CO.ID - Sungguh malang nasib yang dialami lelaki bernama Kristian Mangoreh (20) warga Kelurahan Sumompo, Kecamatan Tuminting, Kota Manado, Sulut.
Pemuda ini tewas di rumah sakit Siti Mariam, Kota Manado, Sulut, Minggu (19/1/2020) subuh.
Penyebab tewasnya lelaki Kristian, setelah tubuhnya bagian belakang, ditikam lelaki berinisial FM alias Rhan (16) warga Kelurahan Mahawu, Lingkungan VI, Kecamatan Tuminting, Kota Manado, Sulut.
Peristiwa tersebut terjadi di ruas jalan Kampung Tinombala, Lorong Malendong, Kecamatan Tuminting, Kota Manado, Sulut, Minggu (19/1/2020) jelang subuh, sekitar pukul 04.30 Wita.
Kapolresta Manado Kombes Pol Benny Bawensel, melalui Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Thommy Aruan, membenarkan adanya peristiwa tersebut.
"Benar, ada kasus pembunuhan di wilayah Polresta Manado, dan kasus ini sedang ditangani pihak kami," ujarnya. (Juf)
• Ribuan Tenaga Harian Lepas Lihat Hasil Kelulusan, Runtuwene: Senin Kelengkapan Berkas Segera Masukan
Subscribe YouTube Channel Tribun Manado:
Terpisah Kasus Serupa.
Duel Dua Pemuda Dengan Senjata Tajam Berujung Maut, Warga di Lokasi Histeris
Duel dua pemuda yang dikenal baik dan sopan berujung maut.
Dua pemuda di Bulukumba, Sulawesi Selatan, bernama Wawan dan Fathul, terlibat perkelahian di Peremptan Teko, Kelurahan Tanah Kongkong, Jumat (17/1/2020) malam.
Warga yang berada di lokasi sekitar histeris, lantaran dua pemuda ini sama-sama membawa sebilah Badik saat duel.
Fathul adalah pemuda asal kampung Bakae, Jalan Sungai Teko, Kelurahan Tanah Kongkong, Kecamatan Ujung Bulu.
Sementara Wawan adalah warga Kasuara, Kelurahan Tanah Kongkong.
Jarak rumah keduanya terbilang dekat, antara Bakae ke Kasuara, hanya sekitar 300 meter saja.
Kasat Reskrim Polres Bulukumba AKP Bery Juana Putra, mengatakan, bahwa kedua pemuda yang terlibat perkelahian ini tewas.
Meski sebelumnya telah di bawa ke Rumah Sakit Sulthan Dg Radja Bulukumba untuk diberikan perawatan medis.
"kita sudah ke lokasi (malam). Keduanya tewas setelah berkelahi menggunakan senjata tajam," kata Akp Berry Juana Putra.
Hingga saat ini, kata dia, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait motif perkelahian tersebut.
Pihaknya juga telah melakukan oleh Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk badik.
Dari informasi TribunBulukumba.com, kedua pemuda ini dikenal baik dan sopan.
Sehingga warga sekitar rumahnya heran mereka terlibat perkelahian. (TribunBulukumba.com)
Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul https://makassar.tribunnews.com/2020/01/18/dua-pemuda-bulukumba-baku-tikam-di-teko-dua-duanya-meninggal-dunia?page=all&_ga=2.29216188.1448242980.1579243007-573944808.1578723423
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pemuda-di-manado-ditikam-hingga-meninggal.jpg)