Berita Kesehatan

Virus Pneumonia Wuhan, Masih Misterius, Belum Ada Pencegahannya, Ini Saran Dokter

Hingga kini, Pneumonia Wuhan asal China masih meresahkan masyarakat dunia. Virus pneumonia Wuhan ini masih tergolong penyakit baru.

Virus Pneumonia Wuhan, Masih Misterius, Belum Ada Pencegahannya, Ini Saran Dokter
Shutterstock
Ilustrasi virus 

2. Vaksin pneumokokus PPSV23

Vaksin PPSV23 memberikan proteksi terhadap 23 strain bakteri pneumokokus. Vaksin ini ditujukan kepada kelompok umur yang lebih dewasa, dengan usia 65 tahun ke atas, atau 2 hingga 64 tahun dengan kondisi khusus.

3. Vaksin Hib

Di negara berkembang, bakteri Haemophilus influenzae type B (Hib) merupakan penyebab utama pneumonia dan radang otak (meningitis).

Di Indonesia, vaksinasi Hib telah masuk dalam program nasional imunisasi untuk bayi.

Terkait pencegahan pneumonia yang sedang outbreak (pneumonia Wuhan) saat ini, kata Erlina, belum ada vaksin untuk mencegahnya.

Erlina menyebutkan karena kasus tersebut disebabkan oleh coronavirus jenis baru.

WNI Diimbau Tidak Pergi ke Wuhan

Wabah penumonia (radang paru-paru) yang tengah menjangkit warga Wuhan, Cina masih terus berlangsung.

Wabah ini juga menghebohkan warga dunia, terlebih kabar terbaru menyatakan penyakit ini sudah sampai di negara-negara tetangga. 

Akankah virus ini akan "menyebrang" ke Indonesia?

Pokja Infeksi Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PP-PDPI), DR Dr Erlina Burhan MSc SpP(K), mengatakan bahwa sampai sejauh ini pneumonia Wuhan atau pneumonia China belum ada kasusnya di Indonesia.

Namun, beberapa negara telah melaporkan kasus-kasus suspek serupa dengan di Wuhan yaitu di Singapura, Seoul, Thailand, dan Hongkong.

Menurut Erlina, Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah mengonfirmasi ada satu kasus di Thailand di mana terdeteksi virus baru yang berasal dari outbreak pneumonia di China.

"Tapi itu kasus pada traveler dari Wuhan, Tiongkok. Bukan orang lokal (Thailand)," kata Erlina dalam acara "Outbreak Pneumonia di Tiongkok", Jum'at (17/1/2020).

Dipaparkan Erlina, berdasarkan data United Nations pada Maret 2018, terdapat banyak negara atau tempat yang menjadi tujuan pengunjung dari Wuhan antara lain Bangkok, Hongkong, Tokyo, Singapura, Bali, Macau, Dubai, Sydney, dan masih banyak lagi. 

"Namun, WHO belum merekomendasikan secara spesifik untuk traveler atau restriksi perdagangan dengan Tiongkok," ujarnya.

Oleh sebab itu, Erlina mengimbau agar untuk sementara waktu berhati-hati atau tidak usah dahulu jika ingin melakukan perjalanan ke Wuhan.

Data resmi hasil investigasi mengenai hal-hal terkait penyakit jenis baru ini nantinya diumumkan oleh WHO.

Sampai saat ini belum diketahui penyebab, pencegahan, serta pengobatannya.

Sampai data tersebut ada, Erlina mengimbau masyarakat agar menunda kepergian ke Wuhan. (*).

Praktik Pengusiran Setan yang Aneh, Ibu Hamil dan 5 Anak Disiksa hingga Tewas, Dianggap Berdosa

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Virus Misterius China Belum Ada Pencegahannya, Ini Saran Dokter".

 

Editor: Rizali Posumah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved