News

BUAYA Terkam Korban Kedua, Sempat Diselamatkan Dari Mulutnya Namun Meninggal Diduga Kehabisan Darah

Ada buaya di Sungai Noehaen, Desa Pakubaun, Kecamatan Amarasi Timur, Kabupaten Kupang. Hingga kini sudah ada 2 korban yang diterkam.

BUAYA Terkam Korban Kedua, Sempat Diselamatkan Dari Mulutnya Namun Meninggal Diduga Kehabisan Darah
GRAFIS POS-KUPANG.COM/IHSAN MOKSHEN/(DOK. POLSEK AMARASI TIMUR)
Anggota Polsek Amarasi Timur bersama warga mengevakuasi jasad Yelandus Nenoharan (14), Jumat (17/1/2020)/Grafis buaya terkam warga 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ada satu remaja berusia 14 tahun meninggal dunia diterkam buaya di sungai. Disaksikan langsung oleh ayahnya sendiri. 

Kejadiannya di sungai Noehaen, Desa Pakubaun, Kecamatan Amarasi Timur, Kabupaten Kupang.

Dan ternyata kejadian buaya makan orang di sungai itu sudah pernah terjadi pada 2019. Namun saat itu korban bisa selamat namun dirawat cukup lama di rumah sakit. 

Kematian warga akibat diterkam buaya mengundang keprihatinan Anggota DPRD Kabupaten Kupang, Sakti Masneno.

Wakil rakyat dari wilayah Amarasi ini berharap Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi NTT memasang rambu atau tanda peringatan di area muara Noehaen Desa Pakubaun.

Selain itu, melakukan sosialisasi bagaimana langkah penyelamatan diri manakala ada ancaman buaya. "Karena di Amarasi Timur, ada beberapa lokasi yang sangat rawan dari ancaman buaya," kata Sakti.

Politisi Partai Bulan Bintan ini juga meminta BKSDA NTT memetakan daerah rawan sehingga warga waspada.

"Rambu peringatan ada buaya memang saya lihat ada beberapa. Tapi saran saya pihak BKSDA juga turun lakukan sosialisasi ke warga. Atau perlu dibuat tembok pembatas atau kawat berduri sehingga buaya tidak sampai masuk ke tengah pemukiman warga," ujarnya. 

Kronologi Kejadian

Yelandus Nenoharan (14) tewas mengenaskan diterkam buaya di muara sungai Noehaen, Desa Pakubaun, Kecamatan Amarasi Timur, Kabupaten Kupang, Jumat (17/1/2020) sekitar pukul 10.00 Wita.

Halaman
123
Editor: Handhika Dawangi
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved