News

Buaya Seret Yelandus Remaja 14 Tahun ke Dalam Air, Daud Tetap Menarik Tangan Anaknya Sekuat Tenaga

Daud mendekat dan berhasil meraih tangan Yelandus, kemudian menarik sekuat tenaga agar anaknya terlepas dari mulut buaya.

Buaya Seret Yelandus Remaja 14 Tahun ke Dalam Air, Daud Tetap Menarik Tangan Anaknya Sekuat Tenaga
GRAFIS POS-KUPANG.COM/IHSAN MOKSHEN
Grafis buaya terkam warga 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Daud melihat buaya mengigit kaki kanan Yelandus.

Dengan sigap, Daud mendekat dan berhasil meraih tangan Yelandus, kemudian menarik sekuat tenaga agar anaknya terlepas dari mulut buaya.

Bersamaan itu pula buaya menyeret korban ke air dalam, sehingga terjadi tarik menarik.

Daud tak hilang akal. Dia mengambil sebuah batu kemudian melempar mengenai kepala buaya. Mungkin karena kesakitan, buaya akhirnya melepaskan Yelandus dari mulutnya.

Yelandus Nenoharan (14) tewas mengenaskan diterkam buaya di muara sungai Noehaen, Desa Pakubaun, Kecamatan Amarasi Timur, Kabupaten Kupang, Jumat (17/1/2020) sekitar pukul 10.00 Wita.

Peristiwa itu disaksikan ayah kandungnya, Daud Nenoharan (55).

Keluarga Daud merupakan warga RT 12 RW 06 Desa Tesbatan II Kecamatan Amarasi. Meski lokasinya jauh dari tempat tinggal, Daud dan anaknya selalu mencari ikan di muara sungai Noehaen.

Mereka mendirikan pondok berukuran sekitar 2x2 meter di tepi muara.

Kapolsek Amarasi Timur, Iptu Zainal Arifin menjelaskan, kejadian berawal dari Yelandus bersama ayahnya hendak mengambil air.

Dalam perjalanan menuju muara, Yelandus mendahului sang ayah. Keduanya berjarak sekitar 20 meter.

Halaman
123
Editor: Handhika Dawangi
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved