News

2 Pulau Sudah Tenggelam, 23 Pulau Kecil Hampir, 2050 Jakarta Diprediksi Jadi Kota Pertama Alami Itu

Perubahan iklim global berpengaruh di dunia termasuk Indonesia. Sesuai data sudah ada 2 pulau yang tenggelam. Bagaimana dengan Jakarta?

2 Pulau Sudah Tenggelam, 23 Pulau Kecil Hampir, 2050 Jakarta Diprediksi Jadi Kota Pertama Alami Itu
KOMPAS.COM/stanly
Gubernur DKI Jakarta pantau genangan air di jalan Panjaitan, Jakarta Timur, Kamis (14/12/2017) 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Di berbagai penjuru dunia mulai dipengaruhi oleh Perubahan iklim global. Termasuk di Indonesia dampak perubahan iklim ini juga mulai terlihat.

Sesuai data, Melansir dari The Star sudah ada dua pulau yang tenggelam. Dan selain itu ada 23 pulau kecil yang hampir tenggelam.

Dua pulau yang sudah tenggelam tersebut ada di Sumatera. Dilaporkan telah tenggelam akibat naiknya permukaan air laut sebagai dampak dari perubahan iklim.

Menurut data dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), dua pulau yang dimaksud, Betet dan Gundul, telah terendam pada kedalaman 1m dan 3m di bawah permukaan laut.

“Pulau-pulau ini tidak berpenghuni. Salah satu pulau, Betet, adalah bagian dari Taman Nasional Berbak-Sembilang,” ujar direktur eksekutif Walhi Sumatra Selatan, Hairul Sobri.

Jika kenaikan permukaan laut terus berlanjut, maka empat pulau lainnya, yaitu Pulau Burung, Pulau Kalong, Pulau Salah Namo dan Pulau Kramat, akan kena dampak selanjutnya karena berada di kisaran 0m sampai 3m di atas permukaan laut.

Saat ini, ada 23 pulau kecil di pantai timur Banyuasin, Sumatra Selatan dan beberapa di antaranya, termasuk Pulau Salah Namo yang hampir tenggelam, masih dihuni orang.

Kepala unit lingkungan di Pulau Salah Namo, Syahrul, mengatakan bahwa mereka sudah menyadari naiknya permukaan laut dan adanya risiko pulau itu akan terendam.

Para penduduk pun mulai memindahkan rumah mereka jauh dari tempat awal rumah mereka dibangun.

Syahrul menambahkan bahwa awalnya ada lahan besar di depan rumah-rumah penduduk di mana mereka dapat melakukan sejumlah kegiatan, tapi segalanya telah berubah sekarang.

Halaman
1234
Editor: Handhika Dawangi
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved