Keraton Agung Sejagat

Ratu Keraton Agung Sejagat Fanni Aminadia Mengaku Sebagai Penyelamat Dunia, Rajanya Gangguan Jiwa

Ia sempat menyebut dirinya masih merasa menerima amanah sebagai ratu dan penyelamat dunia.

Kolase Instagram @fanniaminadia
Permaisuri Keraton Agung Sejagat Kanjeng Ratu Dyah Gitarja alias Fanni Aminadia. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ratu Permaisuri Keraton Agung Sejagat, Fanni Aminadia telah menjalani pemeriksaan di Polda Jawa Tengah.

Pada saat pemeriksaan, Fanni memberi keterangan berbelit-belit.

Ia sempat menyebut dirinya masih merasa menerima amanah sebagai ratu dan penyelamat dunia.

"Akan kami cek psikologisnya dengan tim dari Dokkes Polda Jawa Tengah dan dibantu Pusdokkes Mabes Polri," kata Kapolda Jawa Tengah Irjen Rycko Amelza Dahniel di Semarang, Jumat (17/1/2020).

Ratu Keraton Agung Sejagat Fanni Aminadia Menangis Diperlakukan Bak Teroris, Imbas Tipu Daya Mereka
Ratu Keraton Agung Sejagat Fanni Aminadia Menangis Diperlakukan Bak Teroris, Imbas Tipu Daya Mereka (Kolase Instagram.com/@jurnalwarga & Istimewa via Kompas.com)

Sementara itu, Raja Keraton Agung Sejagat Toto Santoso lebih kooperatif dalam memberikan keterangan. 

Toto dan Fanni Aminadia ditangkap Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah pada 14 Januari 2020.

Penyidik memiliki bukti permulaan yang cukup untuk keduanya sebagai tersangka. 

Keduanya dijerat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana serta Pasal 378 KUHP tentang Penipuan.

Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat
Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat (Tribun Jogja)

Tersangka memiliki motif untuk menarik dana dari masyarakat dengan menggunakan tipu daya.

Sebelumnya, kemunculan kerajaan baru di Purworejo menyita perhatian publik karena menggelar kirab selama beberapa hari yang diikuti ratusan orang.

Halaman
123
Editor: Frandi Piring
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved