News

Pasutri Paksa Anak Angkat Penuhi Syahwat, Direkam Pakai Ponsel, Usai Main Korban Terus Alami Hal Ini

Hal itu pertama kali diketahui oleh keluarga korban yang melihat foto RM tanpa busana.

Pasutri Paksa Anak Angkat Penuhi Syahwat, Direkam Pakai Ponsel, Usai Main Korban Terus Alami Hal Ini
Ilustrasi Foto via Jarrak.id
Ilustrasi: Pasutri cabuli anak angkat 

Menurut Kapolres Sarolangun, AKBP Deny Heryanto, Rabu (15/1/2020), suami istri tersebut bersekongkol.

Sang istri yang saat ini sedang hamil dua bulan itu juga sebagai tersangka pencabulan.

Hal ini karena Nov (16), ikut membantu dalam proses persetubuhan dan pencabulan itu.

"Dilihat istrinya (saat pencabulan) dan dia membuka pakaian korban dan mungkin mau bertiga, mungkin gak jadi," ujarnya.

Kejanggalan Meninggalnya Bupati BT yang Ditemukan Tewas Usai Berhubungan dengan Wanita Hiburan Malam

Setelah disetubuhi, pelaku mengantar pulang korban dan memberi tahu kepada ibu korban bahwa ABC jatuh dari sepeda motor.

Karena curiga, ibu korban membujuk korban untuk cerita yang sebenarnya.

Setelah mengetahui, ibu korban langsung melapor kepada kepolisian.

"Dia (korban) melaporkan ke polres diantar sama ibunya," katanya.

Namun, pasutri ABG tersebut sudah kabur ke Jakarta.

Pelaku sempat mengunjungi sejumlah tempat wisata beberapa hari, diduga untuk menghilangkan jejak.

Akhirnya mereka tertangkap di Sarolangun.

"Tanggal 9 Januari keberadaannya terpantau di Jakarta, di daerah Pasar Senen. Lalu pada 11 Januari terpantau di Pelabuhan Merak-Bakauheni, kemungkinan akan pulang ke Sarolangun," ujarnya.

Kapolres mengatakan, saat itu kedua pelaku masih dalam pantauan polisi.

Pelaku masih dalam perjalanan menggunakan kendaraan Bus ALS.

Setelah membuntuti tersangka, pada 12 Januari 2020, polisi melakukan penghadangan pada Bus ALS , tepat di Jalan Lintas Sumatera di Kecamatan Pelawan, sekira pukul 20.30 WIB.

Dalam pengadangan itu, kedua pelaku ditangkap saat berada dalam bus.

"Pelaku RP (17) berada dalam bus dan diamankan sampai saat ini bersangkutan masih diamankan," beber Kapolres.

"Sedangkan Nov (16) yang sedang hamil dua bulan, tidak dilakukan penahanan. Tapi, statusnya sudah tersangka," tambah Kapolres.

Kedua pelaku dikenakan Pasal 81 ayat (1) junto Pasal 76D kemudian Pasal 82 ayat (1) junto Pasal 76E UU 35/2014 perubahan UU RI Nomor 23/2002 tentang Perlindungan Anak. (*)

Sumber: Tribun Pekanbaru

Mirnawati Akui Main dengan Bupati Boven Digoel Benediktus Sebelum Meninggal di Hotel

 

Editor: Frandi Piring
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved