News

Pasutri Paksa Anak Angkat Penuhi Syahwat, Direkam Pakai Ponsel, Usai Main Korban Terus Alami Hal Ini

Hal itu pertama kali diketahui oleh keluarga korban yang melihat foto RM tanpa busana.

Pasutri Paksa Anak Angkat Penuhi Syahwat, Direkam Pakai Ponsel, Usai Main Korban Terus Alami Hal Ini
Ilustrasi Foto via Jarrak.id
Ilustrasi: Pasutri cabuli anak angkat 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pasangan suami istri asal Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) ini dilaporkan telah memperkosa anak angkatnya bertahun-tahun lamanya. 

Parahnya lagi, perbuatan pemerkosaan itu dilakukan pasangan suami isteri (pasutri).

Pasangan suami istri asal Bima tersebut berinisial, AM dan FN.

Keduanya diduga melakukan pemerkosaan sejak korban masih berusia 15 tahun.

RH, kakak korban mengatakan, saat masih tinggal dengan pasangan suami istri itu, adiknya kerap kali dapat ancaman dari pasutri tersebut.

Ilustrasi Pencabulan anak
Ilustrasi Pencabulan anak (Istimewa)

Menurut dia, RM yang kini berusia 21 tahun, dipaksa AM dan FM untuk melayani nafsu seksual pasutri tersebut.

RH mengatakan, FM kerap merekam adegan seksual yang dilakukan dengan kamera ponsel.

"Dia (RM) diancam apabila tidak mau, mereka akan menyebarkan foto tanpa busana. Akibat ancaman itu, dia tertekan hingga menuruti kemauan pelaku dan terpaksa menutupi aksi bejatnya," ujar RH seusai mendampingi korban di Mapolres Bima Kota, Rabu (15/1/2020).

Kasus ini akhirnya terbongkar setelah foto korban beredar.

Hal itu pertama kali diketahui oleh keluarga korban yang melihat foto RM tanpa busana.

Halaman
1234
Editor: Frandi Piring
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved