Kerugian Asabri Capai Rp 16 Triliun, Ada Potensi Bailout Asabri

BPK menyatakan kerugian negara akibat korupsi di PT Asabri (Persero) mencapai Rp 16 triliun. BPK akan serahkan data itu ke KPK.

Kerugian Asabri Capai Rp 16 Triliun, Ada Potensi Bailout Asabri
Kontan
Kantor dan pelayanan PT ASABRI (Persero) di Jakarta 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyatakan potensi kerugian negara akibat dugaan korupsi di PT Asabri (Persero) mencapai Rp 16 triliun.

Anggota BPK Harry Azhar mengatakan, pihaknya masih mengumpulkan data terkait adanya kerugian negara pada perusahaan asuransi yang diperuntukan untuk pensiunan TNI dan Polri berpangkat rendah.

"Baru perkiraan, BPK sedang mengumpulkan data dan informasi di perkirakan potensi kerugian Rp10-16 triliun," kata Harry saat dikonfirmasi, Rabu (15/1).

Harry mengatakan, setelah selesai mengumpulkan data secara keseluruhan, BPK berencana menyerahkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal ini untuk ditindaklanjuti oleh lembaga antirasuah.

"Iya akan diserahkan ke KPK," kata Harry.

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron mengatakan saat ini, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)

sedang membahas kasus dugaan korupsi PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri) di tataran internalnya.

Usai pembahasan di tataran internal, BPK akan membahas kasus itu bersama dengan KPK, pada Kamis (16/1).

"Siang ini mereka (BPK) akan bahas internal. besok, kamis akan koordinasi dengan KPK," ujar Ghufron.

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Sigit Sugiharto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved