News

CERITA Michael Crompton Yang Menolak Minuman Pemberian Reynhard Sinaga, Nyaris Jadi Korban

Michael Crompton hampir jadi korban dari minuman obat bius. Dia bisa lolos karena mencurigai beberapa hal.

CERITA Michael Crompton Yang Menolak Minuman Pemberian Reynhard Sinaga, Nyaris Jadi Korban
headtopics.com/uk
Nyaris Jadi Korban Reynhard Sinaga, Crompton Selamat Dari Jebakan Sang Predator Karena Ini 

Michael mengaku sudah menaruh rasa curiga saat itu.

"Saya pikir dia agak aneh ketika dia mendekati saya, dia tampak sangat sadar untuk seorang pria di takeaway pukul 04.00 waktu Inggris.

Terlebih dia menawarkan orang asing untuk pergi ke apartemennya," ungkap Michael.

Karena ia harus mengisi daya batrai pada handphonenya, ia pun menerima ajakan Reynhard.

Kecurigaan Michael bertambah saat sampai di kamar Reynhard Sinaga.

Ia mengaku Reynhard berusaha sangat keras saat menawarkan minuman untuknya.

Bahkan Reynhard juga menawarkan menginap di apartemennya.

Melihat tawaran yang diberikan oleh Reynhard, Michael pun dengan cepat memutuskan untuk segera pergi dari apartemen itu.

"Kami kembali ke apartemennya dan dia langsung menawari saya minuman, namun yang saya tolak saat itu," ujarnya.

"Kemudian dia memberitahuku bahwa aku bisa menginap malam itu jika aku mau.

Pada saat itulah aku memutuskan untuk keluar dari sana,"imbuh Michael.

"Setelah daya di handphone saya telah terisi sedikit, saya kemudian mengirim sms kepada teman-teman saya untuk memberitahukan keberadaan saya," jelasnya.

"Kemudian dengan cepat saya pergi dan keluar dari apartemen orang aneh itu," ungkapnya.

Namun Michael mengaku sempat bertukar nomor telepon dengan Reynhard dan sempat berkirim pesan satu sama lain.

"Kami bertukar nomor pada malam kami bertemu dan dia berkata saya diperbolehkan untuk mengajak teman-teman saya ke apartemennya setiap kali kami pergi keluar di Manchester," ujarnya.

"Karena dia tinggal sangat dekat dengan klub malam," imbuhnya.

"Kami memang mengirim pesan beberapa minggu kemudian untuk mencoba dan mengatur acara untuk bertemu, namun pada akhirnya itu hanya sebuah rencana yang tidak pernah terjadi," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Reynhard Sinaga merupakan warga Indonesia yang mendapatkan vonis hukuman penjara seumur hidup oleh Pengadilan Manchester, Inggris pada Senin (6/1/2020).

Yakni dengan jangka waktu minimal 30 tahun.

Hal ini dikarenakan pada 2 Juni 2017 ia ditangkap karena sederet kasus pemerkosaan dan pelecehan terhadap ratusan pria.

Reynhard yang tercatat sebagai mahasiswa Inggris ini terbukti bersalah dalam 159 kasus pemerkosaan dan pelecehan seksual terhadap 48 pria.

Kepolisian Manchester menduga para korban pemerkosaan yang dilakukan Reynhard mencapai lebih dari 190 orang.

Reynhard melakukan aksi bejatnya itu dengan bujuk rayunya untuk membawa korban kedalam apartemennya.

Kemudian ia akan menawarkan minuman yang telah dimasukan obat GHB, yakni obat-obatan terlarang yang dapat membuat yang meminumnya kehilangan kesadarannya.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunpekanbaru.com

Subscribe YouTube Channel Tribun Manado:

Editor: Handhika Dawangi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved