Pembunuhan Hakim PN Medan

Menjadi Pelaku Pembunuhan Hakim PN Medan, Zuraida Dipastikan Tak Dapat Uang Pensiun Suami

Zuraida Hanum yang menjadi pelaku pembunuhan suami sendiri dipastikan tak akan dapat uang pensiun suami. Uang tersebut akan diserahkan ke anaknya.

Menjadi Pelaku Pembunuhan Hakim PN Medan, Zuraida Dipastikan Tak Dapat Uang Pensiun Suami
Kompas.com
Rekonstruksi pembunuhan hakim PN Medan, Jamaludin dilakukan di Kafe Town, di Jalan Gagak Hitam, Ringroad Medan, pada Senin (13/1/2020). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pelaku pembunuhan hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jamaluddin (55). Zuraida Hanum yang juga merupakan istri korban dipastikan tidak mendapat uang pensiun sang suami. 

Humas PN Medan, Erintuah Damanik mengatakan uang pensiun Jamaluddin rencananya akan diserahkan kepada anaknya sebagai ahli waris. 

Zuraida Hanum, istri Hakim Jamaluddin yang terlibat pembunuhan suaminya dipastikan tidak mendapatkan uang pensiun sang suami.

"Sampai Februari 2020, almarhum juga masih menerima gaji, setelah itu baru menerima gaji pensiunan,” ucap dia, Selasa (14/1/2020).

Ia juga mengatakan bahwa uang duka dari keluarga besar PN Medan tak semuanya diserahkan ke Zuraida

Erintuah bercerita beberapa hari setelah kematian Jamaluddin, sang istri Zuraida Hanum sempat datang ke PN Medan untuk mengambil uang duka sebesar Rp 17 juta.

Namun Zuiraida hanya diberi Rp 7 juta karena pihak keluarga besar PN Medan curiga dengan Zuraida karena dari keterangan polisi, hakim Jamaluddin dibunuh oleh orang terdekat.

"Kami sudah curiga, itu sebelum dia ditetapkan menjadi tersangka," kata Erintuah.

Di hari yang sama, Kenny Akbari Jamal putri sulung hakim Jamaluddin juga datang ke kantor ayahnya,

Kenny meminta bantuan dana untuk membayar uang kuliahnya yang sudah jatuh tempo.

Halaman
12
Editor: Isvara Savitri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved