News

Pangeran UEA Tawari Pemerintah Indonesia Investasi Senilai Rp 314 Triliun saat Bertemu Jokowi

Komitmen investasi itu disampaikan Jokowi usai pertemuannya dengan Mohamed bin Zayed di Istana Kepresidenan Qasr Al Watan.

Pangeran UEA Tawari Pemerintah Indonesia Investasi Senilai Rp 314 Triliun saat Bertemu Jokowi
Kompas.com
Presiden Jokowi bersama Putra Mahkota Abu Dhabi dan Wakil Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata UEA Mohamed bin Zayed di Istana Kepresidenan Qasr Al Watan di Abu Dhabi, UEA, pada Minggu (12/2/2020). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Presiden Joko Widodo bertemu Putra Mahkota Uni Emirat Arab ( UEA) Mohamed bin Zayed.

Putra Mahkota Uni Emirat Arab ( UEA) Mohamed bin Zayed meneken kerja sama dengan Presiden Joko Widodo. Dalam pertemuan tersebut, UEA berencana menggelontorkan investasi hingga 6,8 miliar dollar AS.

Komitmen investasi itu disampaikan Jokowi usai pertemuannya dengan Mohamed bin Zayed di Istana Kepresidenan Qasr Al Watan.

"Perkiraan nilai investasi dalam perjanjian ini sebesar 22.89 miliar dollar AS atau sekitar Rp 314,9 triliun," kata Jokowi seperti dikutip dari akun Instagram resminya, Senin (13/1/2020).

Selain Perjanjian Bisnis dan Pemerintahan, Jokowi Juga Bicarakan Ibu Kota Baru di Abu Dhabi

Selain investasi, ada 11 perjanjian bisnis Indonesia dan UEA di bidang energi, migas, petrokimia, pelabuhan, telekomunikasi, dan riset.

"Saya mengapresiasi kemajuan yang signifikan dalam hubungan kerja sama antara Indonesia dan UEA," jelas Jokowi.

Kemudian, di kesempatan yang sama, kedua negara juga sepakat meneken lima perjanjian kerja sama antarpemerintah di bidang keagamaan, pendidikan, pertanian, kesehatan, dan penanggulangan terorisme.

"Saya juga menyampaikan bahwa Indonesia ingin menjadikan UEA sebagai mitra dalam pendidikan Islam yang modern, moderat dan penuh toleran," kata Jokowi.

Dikutip dari laman Setkab, investasi UEA di Indonesia dilakukan melalui Sovereign Welth Fund bersama-sama dengan Masayoshi dari Softbank (Jepang), dan juga dari International Development Finance Corporatio (IDFC) Amerika Serikat.

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan menyebut kerja sama ini adalah satu kesepakatan terbesar dalam sejarah Indonesia dalam waktu singkat di negara Timur Tengah.

Halaman
12
Editor: Gryfid Talumedun
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved