RHK Minggu 12 Januari 2020

Renungan Harian Keluarga - Mengasihi Sesama tanpa Batas

KARENA kasih-Nya yang besar, Allah telah menciptakan manusia segambar dengan Allah dan menjadi yang termulia.

Renungan Harian Keluarga - Mengasihi Sesama tanpa Batas
ilustrasi 

1 Yohanes 3:11-12

KARENA kasih-Nya yang besar, Allah telah menciptakan manusia segambar dengan Allah dan menjadi yang termulia. Dipelihara-Nya kita, sehingga kita beroleh hidup.

Renungan
Renungan (Istimewa)

Karena kasih setia Allah pula, manusia tidak hidup sekedar hidup, tapi menikmati damai sejahtera dan berlimpah berkat. Diberkati-Nya manusia sehingga kita menjadi pemilik dan pengelola alam semesta ciptaan tangan-Nya.

Oleh karena cinta dan kasih-Nya Allah, setelah kita jatuh dalam dosa yang harusnya dihukum, tapi ditebus-Nya. Oleh cinta kasih Allah, Dia rela menyerahkan Anak-Nya yang Tunggal turut menjadi Manusia, mati tersiksa untuk menyelamatkan kita agar hidup kekal, bahagia sejahtera dan hidup berlimpah kasih karunia.

Begitu besar kasih Allah akan kita umat-Nya. Karena itu, Allah mengingatkan manusia agar terus memiliki kasih yang mula-mula dari Allah ini. Allah, telah, sudah, sementara dan akan terus sampai selamanya mengasihi manusia dengan herannya.

Karena itu, semua manusia yang percaya kepada-Nya, haruslah saling mengasihi. Itulah perintah-Nya.

Demikian firman Tuhan hari ini.
"Sebab inilah berita yang telah kamu dengar dari mulanya, yaitu bahwa kita harus saling mengasihi;" (ay 11)_

Saling mengasihi berarti mengasihi sesama tanpa batas. Saling mengasihi berarti mengasihi seperti yang diteladankan Tuhan Yesus. Saling mengasihi berarti mengasihi sesama seperti kita mengasihi diri sendiri.

Saling mengasihi bermakna mengasihi sesama tanpa pamrih, tanpa pilih kasih bahkan siap berkorban, seperti yang dilakukan Tuhan Yesus bagi umat-Nya. Itulah kasih sempurna yang kita terima dari Sang Penebus Dosa.

Jadi, kasih tidak munafik, bukan pencitraan, tidak mendendam, tapi terus setia dan mengasihi meski harus menderita. Bahkan, musuh sekalipun harus dikasihi.

Jadi saling mengasihi bukanlah menunggu dikasihi baru kita mengasihi. Tapi, tetap mengasihi meskipun tidak dikasihi. Itulah teladan dan perintah Tuhan Yesus.

Sahabat Kristus, marilah kita mempraktikan prilaku saling mengasihi dalam hidup kita dimulai dari keluarga kita. Bukan seperti Kain yang tega membunuh saudara kandungnya.

Tapi sebagai keluarga Kristen, hendaklah kita terus mewujudkan kasih Allah dalam hidup kita dengan terus saling mengasihi sesama tanpa batas. Hiduplah di dalam kasih, maka kita dan keluarga akan diberkati Tuhan Yesus selamanya. Amin

DOA: Tuhan Yesus, terima kasih untuk semua kasih-Mu yang sempurna dalam hidup kami. Ajarlah kami untuk terus hidup saling mengasihi agar menjadi berkat bagi sesama dan memuliakan nama-Mu. Amin

Editor: Aswin_Lumintang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved