Kasus Narkoba

Nunung dan Suami Akan Jadi Saksi Persidangan Kasus Narkoba Hadi Moheriyanto

Senin (12/1/2020) Nunung dan suami akan menjadi saksi dalam sidang kasus narkoba yang melibatkan kurir sabu Nunung, Hadi Moheriyanto.

Nunung dan Suami Akan Jadi Saksi Persidangan Kasus Narkoba Hadi Moheriyanto
antara
Komedian Tri Retno Prayudati atau Nunung Srimulat (kiri) bersama suaminya July Jan Sambiran (kanan) bersiap menghadapi sidang tuntutan atas kasus narkoba yang menjerat keduanya di PN Jakarta Selatan, Jakarta, Rabu (6/11/2019). Dalam sidang tuntutan tersebut jaksa penuntut umum meminta kepada majelis hakim untuk menunda sidang hingga pekan depan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Proses sidang lanjutan kasus narkoba dengan terdakwa Hadi Moheriyanto akan kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin (13/1/2020).

Kali ini komedian Nunung dan suaminya, July Jan Sambiran akan menjadi saksi.

Hadi sendiri adalah kurir sabu Nunung yang juga terjerat kasus penyalah gunaan narkoba.

"Ya Nunung dan July kami panggil untuk menjadi saksi dalam perkara Hadi pada sidang Senin (13/1) besok," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Jakarta Selatan, Boby Mokoginta, Minggu (12/1/2020).

Boby menambahkan, pihaknya sudah mengirimkan surat pemanggilan sebagai saksi (P-37) yang dialamatkan ke RSKO Cibubur, tempat Nunung dan suami menjalani rehabilitasi.

"Semoga mereka sehat dan bisa datang sidang," kata Boby.

Hadi sendiri pernah dihadirkan sebagai saksi dalam sidang Nunung dan suaminya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 9 Oktober 2019.

Besok adalah giliran Nunung dan July yang menjad saksi untuk perkara terdakwa Hadi.

"Senin itu agenda sidangnya adalah pemeriksaan saksi-saksi, dalam pemeriksaan saksi itu juga akan ditunjukan barang bukti," ujar Boby.

Sidang tersebut akan dipimpin oleh Hakim Ketua Fauziah dan dilaksanakan di ruang sidang dua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pukul 15.00 WIB.

Pada sidang sebelumnya, Hadi didakwa oleh JPU dengan Pasal 114 (1) (sebagai penjual narkotika) atau kedua Pasal 112 (1)(sebagai pemilik narkotika secara melawan hukum/tanpa hak).

Hadi Moheriyanto alias Heri alias Tabu bin Kaslim adalah penjual sekaligus kurir yang mengantarkan sabu pesanan Nunung seberat 2 gram seharga Rp 3,7 juta pada 19 Juli 2019.

Setelah melakukan transaksi di rumah Nunung di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Hadi ditangkap polisi.

Barulah kemudian, polisi mengamankan Nunung dan suaminya. Namun, perkara mereka dibuat terpisah.

Nunung dan suami telah disidang dan pada 27 November 2019, mereka divonis 1,5 tahun rehabilitasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur, Jakarta Timur.(*)

Editor: Isvara Savitri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved