Ekonomi

Harga Bawang Merah di Bolsel Terus Naik, Warga Terpaksa Beli Perbuah

Harga rempah diawal tahun 2020 bervariatif. Ada yang naik, ada juga yang turun sangat jauh.

Harga Bawang Merah di Bolsel Terus Naik, Warga Terpaksa Beli Perbuah
Tribun Manado/Nielton Durado
Harga rempah diawal tahun 2020 bervariatif. Ada yang naik, ada juga yang turun sangat jauh. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Harga rempah diawal tahun 2020 bervariatif.

Ada yang naik, ada juga yang turun sangat jauh.

Seperti halnya yang terjadi di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel).

Harga bawang merah di Kabupaten yang berbatasan langsung dengan Provinsi Gorontalo ini, terus naik.

Jika dipekan sebelumnya harga bawang merah hanya mencapai Rp 20.000 perkilogram.

Pada pekan ini, harga bawang merah justru naik menjadi Rp 40.000 perkilo.

Didit salah satu pedagang, mengaku jika harga bawang merah memang sudah naik dari pemasoknya.

"Kami ambil harganya memang sudah mahal," aku dia ketika ditemui Tribun Manado, Minggu (12/1/2020) di Pasar Bolaang Uki.

Sementara itu, Suci Said salah satu masyarakat mengaku kaget akan kenaikan harga bawang merah ini.

"Kaget, karena naiknya dua kali lipat," aku dia.

Dirinya terpaksa membeli bawang merah hanya beberapa buah saja.

"Bahkan Rp 5 ribu cuma dapat 8 buah," aku dia.

Sementara itu, Della warga lainnya mengaku terpaksa menanam bawang merah di halaman rumahnya.

"Harus tanam di halaman rumah, harganya sudah mencekik leher," ucapnya.

Ia berharap jika harga bahan makanan di Bolsel bisa segera normal.

"Yah, jangan mahal-mahal. Kami juga yang menderita nantinya," tegas dia. (Nie)

Employee Gathering Daya Adicipta Wisesa, Kompak Dalam Kebersamaan Hadapi Tahun 2020

Penulis: Nielton Durado
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved