Pilkada 2020

Pilkada Sebentar Lagi, Wasekjen PDI-P: Kami Tidak Minta Mahar

Wasekjen PDI-P tekankan partainya tidak meminta mahar politik pada para calon yang hendak maju di Pilkada 2020. Namun, tetap ada biaya kampanye.

Pilkada Sebentar Lagi, Wasekjen PDI-P: Kami Tidak Minta Mahar
Kompas.com
Wakil Sekjen PDIP, Arif Wibowo 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Penyelenggaraan Pilkada 2020 sudah dekat. Wakil Sekjen PDI-P Arif Wibowo mengatakan pihaknya tidak meminta mahar politik kepada para calon yang akan maju dalam kontestasi politik tersebut.

Menurut Arif, PDI-P memang tidak mempraktikkan politik mahar.

"Sejak awal kami adalah partai yang pertama kali membuka pendaftaran atau penjaringan tanpa mahar," kata Arif di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (11/1/2020).

Namun, dia menyebut akan ada biaya-biaya tertentu yang harus dikeluarkan calon kepala daerah atau partai.

Salah satunya adalah biaya alat peraga kampanye (APK) untuk kebutuhan calon itu sendiri.

"Misalnya untuk honor saksi, untuk kampanye lapangan, baliho, spanduk, pasti kan ada biaya. Itu yang akan jadi konsekuensi pembiayaan yang akan dilakukan gotong royong," ujarnya.

Mengenai target Pilkada 2020, Arif mengatakan berdasarkan arahan Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri, partai menargetkan menang di 60 persen daerah.

Ada 270 daerah yang akan menggelar pemilihan kepala daerah. Dari 270 daerah, Arif mengatakan PDI-P bisa mengusung calon sendiri di 85 daerah.

"(Ada) 85 daerah kami bisa usung sendiri," kata Arif.

Ia pun menyatakan PDI-P bakal menimbang masak-masak pasangan calon yang akan diusung.

Arif mengatakan, hingga kini PDI-P masih menunggu hasil survei di lapangan.

"Kami kan menunggu survei. Kami memastikan proses dinamika di lapangan meyakinkan bagi kami bahwa kami akan segera memberikan rekomendasi kepada daerah-daerah yang kami anggap meyakinkan bahwa dinamikanya bisa dikendalikan dan kami akan menang," tuturnya.(*)

Editor: Isvara Savitri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved