Terendah di Sulut, Bolsel Produksi 16 Ton Sampah Setiap Hari

Sampah yang masuk di TPA yang memiliki luas lahan 5 hektar tersebut menampung kisaran 16 ton per hari

Terendah di Sulut, Bolsel Produksi 16 Ton Sampah Setiap Hari
Istimewa
Dalam Sehari Warga Bolsel Lahirkan 16 Ton Sampah 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) mencatat volume sampah masih di bawah rata-rata.

Pascaberopersinya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pinolantungan sejak 2016 silam.

Sebagaimana penuturan Kepala DLH Bolsel, Sugeng Purwono, sampah yang masuk di TPA yang memiliki luas lahan 5 hektar tersebut menampung kisaran 16 ton perhari.

"Angka tersebut jika dirumuskan dengan jumlah pendudukan Bolsel dengan rata-rata per orang menghasilkan 0.25 kilogram sampah per hari,"ujarnya ketika dihubungi Tribun Manado, Jumat (10/1/2020).

Lanjut eks Kepala Dinas Pertanian Bolsel ini, jika dibandingkan dengan daerah lain.

Bolsel termasuk daerah yang memiliki volume sampah yang paling rendah di Sulawesi Utara.

"Jika daerah lain, memproduksi rata-rata sampah diatas 10.000 ton per tahun. di Bolsel hanya berada di angka 5000-an. Hal itu dibantu dengan program pembatasan penggunaan sampah pelastik yang digalakan Pemda,"bebernya.

Di sisi lain, Sugeng mengakui, saat ini TPA Pinolantungan masih kekurangan tenaga pemilah sampah.

Sehingga dari banyak sampah yang masuk per harinya belum terpilah.

"Tahun ini, Pemda akan mempekerjakan dua tenaga untuk memilah sampah ini," aku dia.

"Mereka nantinya akan diikutkan dalam pelatihan, agar bisa berinovasi dalam mendaur ulang sampah,"ujarnya. 

Penulis: Nielton Durado
Editor: Finneke Wolajan
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved