RHK Jumat 10 Januari 2020

RENUNGAN HARIAN KELUARGA - Yesus Berasal dari Sorga

YOHANES memberikan kesaksiannya bahwa Yesus Kristus adalah segala-galanya. Dia di atas segala-galanya.

WWW.THOUGHTCO.COM
Renungan 

Yohanes 3:31-34

YOHANES memberikan kesaksiannya bahwa Yesus Kristus adalah segala-galanya. Dia di atas segala-galanya.

Dia mampu melakukan segala-galanya, membuat segala yang tidak mungkin menjadi mungkin. Sebab, bagi Dia tidak ada yang mustahil dan mujizat itu nyata.

ilustrasi
ilustrasi ()

Mengapa demikian? Karena Yesus berasal dari atas. Maksudnya, Yesus datang dari sorga. Bukan dari dunia yang fana ini. Siapa yang berasal atas, Dia di atas segalanya. Itulah Yesus Kristus, Tuhan kita.

Kesaksian Yohanes ini diungkapkannya berdasarkan apa yang dilihat dan dialaminya. Yesus berasal dari atas, sedangkan Yohanes berasal dari bumi. Dan siapa yang dari sorga, Dia di atas semuanya dan di atas segalanya.

Demikianlah firman Tuhan hari ini.
Siapa yang datang dari atas adalah di atas semuanya; siapa yang berasal dari bumi, termasuk pada bumi dan berkata-kata dalam bahasa bumi. Siapa yang datang dari sorga adalah di atas semuanya." (ay 32)

Kekuasaan Yesus di atas segalanya dan tak terbatas oleh ruang dan waktu. Kekuasaan Kristus melebihi apapun. Sebab Dialah segala-galanya dan di atas segala-galanya.

Sahabat Kristus, Yesus adalah segalanya bagi kita. Dia tidak pernah meninggalkan kita sedetikpun. Berpeganglah dan yakin lah pada cinta kasih, rahmat dan anugerah-Nya.

Jangan pernah meragukan kekuasaan kasih dan kesempurnaan cinta Allah bagi kita. Berpeganglah pada-Nya. Dialah segala-galanya. Segala sesuatu tanpa Dia hanyalah sebuah kehampaan belaka.

Sebagai keluarga Kristen, jadikanlah Yesus sebagai segala-galanya dalam hidup kita dengan mewujudkan dan melakukan segala kehendak Allah dalam kehidupan umat percaya kepada-Nya.

Orang yang percaya kepada Allah, tidak akan pernah dikecewakan-Nya. Sebab orang yang percaya, kepadanya akan dipercayai oleh Allah dalam tugas, pengabdian dan pelayanan yang lebih besar dan dahsyat.

Karena itu jadikanlah keluarga kita sebagai basis dan pusat, serta contoh dan teladan dalam kepercayaan dan ketaatan kepada Allah. Hiduplah terus dalam perkenanan-Nya. Sebab sesungguhnya Yesus adalah segalanya bagi kita semua. Amin

DOA: Tuhan Yesus, Engkaulah segalanya bagiku. Tuntunlah kami agar terus hidup semakin taat dan setia kepada-Mu. Amin

Editor: Aswin_Lumintang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved