Torang Kanal

Claudia Sangari Sayangkan Tak Ada Dana Kesehatan Bagi Masyarakat Minsel

Claudia Sangari gadis cantik asal Desa Kecamatan Suluun Tareran masih sangat berharap supaya masalah ini ada jalan keluar

Claudia Sangari Sayangkan Tak Ada Dana Kesehatan Bagi Masyarakat Minsel
Istimewa
Claudia Sangari Sayangkan Tak Ada Dana Kesehatan Bagi Masyarakat Minsel 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tidak adanya anggaran kesehatan bagi masyarakat Minahasa Selatan (Minsel) yang kurang mampu mulai 1 Januari 2020, merupakan buntut polemik yang terjadi antara dua kubu wakil rakyat di DPRD Minsel.

Pada waktu pembahasan APBD 2020 sekitar bulan November 2019 lalu, tiga fraksi yakni PDI Perjuangan, Demokrat dan Primanas tak mau menadatangani daftat hadir dalam rapat paripurna ranperda APBD tingkat kesatu.

Mereka meminta supaya Ketua DPRD Minsel Jenny Johana Tumbuan mensahkan dulu alat kelengkapan dewan (AKD) versi tiga fraksi tersebut.

Tapi saat itu Tumbuan tak bergeming. Akhirnya ranperda APBD 2020 urung dibahas padahal Kemendagri RI sudah memperikan perpanjangan pembahasan hinggal Desember 2019.

Masyarakat Minsel pun mayoritas kecewa lantaran tahun ini sudah tak ada lagi anggaran untuk Jamkesda.

Claudia Sangari gadis cantik asal Desa Kecamatan Suluun Tareran masih sangat berharap supaya masalah ini ada jalan keluar.

Dia yakin Pemkab Minsel punya strategi khusus supaya ada kerjasama lagi antara pemerintah dengan BPJS Kesehatan.

"Biaya berobat saat ini sudah sangat mahal. Kasihan masyarakat yang hanya berharap pada Jamkesda," ujar dia, Junat (10/1/2020).

Clau, sapaannya mengatakan seharusnya waktu pembahasan APBD 2020, wakil rakyat menkesampingkan ego kelompok masing-masing.

Kebutuhan rakyat yang harus diutamakan apalagi soal masalah kesehatan. "Ini jadi bahan pelajaran bagi anggota dewan yang terhormat," kata," kata Clau.

Penulis: Andrew_Pattymahu
Editor: Finneke Wolajan
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved