Ancaman Perang Teluk

Ancaman Perang Teluk: Indonesia Akan Evakuasi WNI yang Ada di Timur Tengah

Pemerintah Indonesia akan mengevakuasi warga negaranya di Iran ketika serangan saling balas mulai menyasar kota-kota Iran.

Ancaman Perang Teluk: Indonesia Akan Evakuasi WNI yang Ada di Timur Tengah
Twitter ABC
Dubes RI di Iran: Pemerintah Akan Evakuasi WNI Saat Ada Serangan Saling Balas 

TRIBUNMANADO.CO.ID - "Ketika ada serangan balik, maka itu jadi satu titik bagi kita untuk mengevakuasi WNI di daerah yang kritis," kata Duta Besar RI untuk Iran Octavino Alimudin dikutip Antara, Jakarta, Rabu (8/1).

Pemerintah Indonesia akan mengevakuasi warga negaranya di Iran ketika serangan saling balas mulai menyasar kota-kota Iran.

Daerah kritis yang dimaksud di antaranya wilayah perbatasan dan kawasan peluncuran rudal. Sejauh ini Kedubes RI untuk Iran di Teheran telah menghubungi langsung WNI di daerah perbatasan Iran dan Irak. 

"Warga negara Indonesia yang tinggal di perbatasan ada tiga orang. Di luar itu, ada satu orang tetapi dia sedang tidak berada di tempat. Kita cek satu-satu keberadaan mereka," kata Octavino.

Ia menambahkan pengecekan dilakukan melalui telepon dan pengiriman pesan ke grup WhatsApp.

Sementara Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menjelaskan dia akan mengadakan rapat di Jakarta pada hari ini dengan Dubes RI untuk Iran dan Dubes RI untuk

Irak serta Perwakilan Tetap RI untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York.

"Kebetulan para Dubes Indonesia sedang ada di Jakarta, dan kita akan melakukan rapat koordinasi dengan dubes kita di Teheran, dubes di Baghdad, dan perwakilan tetap kita di New York," sebut Retno saat ditemui usai menyampaikan Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri, di Jakarta, Rabu.

Ia menjelaskan perwakilan tetap RI di New York akan bertanggung jawab memantau sikap dan perkembangan PBB, terutama Dewan Keamanan PBB. "Kita akan mendengarkan dulu perkembangan terakhirnya seperti apa," tambah Retno.

Pascakematian Pemimpin Korps Garda Revolusi (IGRC) Iran Mayor Jenderal Qassem Soleimani akibat serangan udara militer Amerika Serikat di Baghdad pada 3 Januari, Iran melancarkan serangan balasan ke sejumlah basis militer AS di Irak pada Selasa malam (7/1) dan Rabu pagi (8/1).

Halaman
123
Editor: Frandi Piring
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved