Breaking News:

Helikopter Kepala BNPB Gagal Terbang

Heli MI-35 Penerbad Gagal Terbang, Kodam XIII/Merdeka Beri Penjelasan, Rombongan Bermalam di Sangihe

Helikopter yang gagal terbang ditumpangi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Gryfid Talumedun
TRIBUNMANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE
Latihan Pengaman Pemilu 2019 di Makodam XIII/Merdeka 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pangdam XIII/Merdeka (Mdk) Mayjen TNI Tiopan Aritonang, melalui Kapendam XIII/Merdeka Kolonel Kav M Jaelani menyampaikan bahwa telah terjadi gagal terbang Helikopter Mi-35 Penerbad

Dalam rilis yang di keluarkan pada Manado, 6 Januari 2020 Nomor : SP-3/I/2020/Pen, ditulis Helikopter yang gagal terbang ditumpangi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo beserta rombongan di Lokasi Bencana Sangihe, Senin (6/1/2020).

Kapendam XIII/Merdeka mengatakan bahwa pada pukul 06.10 Wita Kepala BNPB dan rombongan dari Jakarta tiba di Bandara Sam Ratulangi Manado menggunakan pesawat komersil.

Mereka disambut Kasdam XIII/Mdk, Danlanudsri, Kasiops Korem 131/Stg, Kasiter Korem 131/Stg, Asisten 1 Pemda Sulut.

Sesuai surat permohonan Kepala BNPB Nomor B-5/KA.BNPB/PD.01.02/01/2020 tanggal 5 Januari 2020 tentang, permohonan dukungan Helikopter kepada Panglima TNI untuk mendukung pelaksanaan kegiatan penanganan darurat bencana di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Kepala BNPB dan rombongan terbang menuju Sangihe pada pukul 07.30 Wita menggunakan Heli Mi-35 Penerbad dengan tujuan lokasi bencana Kampung Lebo, Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Heli Gagal Terbang Usai Tinjau Lokasi Bencana, Kepala BNPB Nginap di Rumah Dinas Bupati Sangihe

Heli yang angkut rombongan tiba di Sangihe pada pukul 09.00 Wita dilanjutkan peninjauan dan penyerahan bantuan dilokasi bencana.

Pada pukul 11.00 Wita, bertempat di Lapangan Gesit Tahuna Kelurahan Sawangbendar Kecamatab Tahuna Kabupaten Kepulauan Sangihe Heli jenis Mi-35 Penerbad Noreg HS-7154 yang mengangkut Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo, Edison Humiang Asisten 1 Pemprov Sulut, Egy Fajar Masadiah (BNPB) dan Jarwansah (BNPB) melakukan take off.

Kemudian 30 detik setelah take off tiba-tiba terjadi perubahan angin sangat kencang yang mengakibatkan heli kehilangan power, sehingga tidak bisa terbang normal dan menimpa beberapa kendaraan roda empat dan roda dua yang berada di sekitar lapangan, namun Pilot dapat menguasai Heli dan akhirnya berhasil landing kembali ditempat semula.

Akibat kejadian tersebut, kerugian personel nihil dan kerugian Materil mobil dinas Lanal Tahuna rusak (jenis R3 Suzuki), mobil dinas Pemerintah Kab. Kepulauan Sangihe rusak (Toyota Rush DL 1470 A) dan 4 unit motor.

Akhirnya Rombongan Kepala BNPB membatalkan penerbangan dan memutuskan untuk bermalam di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Rencana akan kembali besok Selasa (7/1/2020) pagi menggunakan pesawat komersil ke Kota Manado lanjut menuju Jakarta.

Saat ini Crew heli masih melaksanakan pemeriksaan kondisi heli. (rls/crz)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved